Breaking News:

Kriminalitas

Fintech Teror dan Sebarluaskan Data Diri, Susanna Nyaris Bunuh diri

Fintech Teror dan Sebarluaskan Data Diri, Susanna Nyaris Bunuh diri. Tindak Pidana Pinjaman Online Belum Jadi Prioritas Polri

istimewa
Rinto Wardana 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bunga mencekik hingga teror yang dilalukan perusahaan pemberi pinjaman online (fintech) kembali terjadi. 

Kali ini, peristiwa itu dialami oleh seorang ibu rumah tangga, Susanna.

Teror dan pencemaran nama baik yang dialami Susanna diungkapkan Dr Rinto Wardana, SH, MH selaku Kuasa Hukumnya bermula ketika kliennya meminjam sejumlah uang melalui aplikasi Fintech pada tahun 2020. 

Ketika itu kliennya tergiur dengan cepatnya proses peminjaman uang. 

Akan tetapi, lewat penerapan bunga yang mencekik yang dinilainya melanggar hukum, kliennya mengalami kesulitan ketika akan melunasi pinjaman tersebut. 

Akibat keterlambatan bayar, Susanna pun mengalami teror.

Baca juga: Kisruh Perkawinan Desiree Tarigan dan Hotma Sitompul Makin Runyam, Apakah Berakhir Cerai atau Damai?

Pihak fintech katanya mampu mengakses data diri dan menyebarluaskan foto Susanna dengan keterangan tidak senonoh. 

Potret itu kemudian disebarluaskan ke sejumlah nomor ponsel yang tercantum dalam daftar kontak di ponsel Susanna, termasuk ke dalam Group Whatsapp sekolah anaknya. 

"Praktek ini seringkali dilakukan oleh pelaku pemberi pinjaman online kepada nasabahnya yang mengalami gagal bayar, mengakses kontak lewat aplikasi dan menyebarluaskan data diri," ungkap Rinto Wardana dihubungi pada Jumat (9/4/2021).

Atas kejadian tersebut, pihaknya melaporkan perusahaan fintech kepada SPKT Polda Metro Jaya dalam Laporan Polisi Nomor: TBL/5661/IX/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ ter tanggal 23 September 2020. 

Baca juga: Dukung Vaksinasi Bersama, PLN Pasok Listrik 1,2 Juta VA untuk Istora Senayan

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved