Breaking News:

Berita Bogor

Bupati Bogor Ade Yasin Minta Pegawai P3K Bekerja Maksimal dan Inovatif dalam Melayani Masyarakat

Bupati Bogor Ade Yasin minta pegawai P3K bekerja maksimal dan inovatif dalam melayani masyarakat.

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin minta pegawai P3K bekerja maksimal dan inovatif dalam melayani masyarakat. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Bupati Bogor, Ade Yasin, minta pegawai P3K bekerja maksimal dan inovatif dalam melayani masyarakat.

Kabupaten Bogor mengangkat 1.182 tenaga honorer menjadi P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) pada 2021 ini.

Ini menjadi pengangkatan P3K terbanyak di Indonesia, karena pengajuan P3K itu didasarkan pada kemampuan APBD daerah.  

“Dari dua ribu yang diusulkan sebanyak 1.182 orang yang lolos seleksi dan berhasil diangkat P3K,” kata Bupati Bogor Ade Yasin saat melakukan pertemuan dengan para pegawai P3K di Cibinong, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Muhammad Romli Minta Kades Masukkan Seluruh Program di Musrenbang

Acara yang dikemas melalui coffee morning ini digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor.

Bupati Ade Yasin meminta para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Bogor, bekerja dengan sungguh-sungguh dalam melayani masyarakat dan selalu meningkatkan inovasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bogor. 

“Kita mendapat kuota paling banyak, bahkan ada salah satu daerah yang kuotanya kurang dari 100 orang. Ini patut kita syukuri,” paparnya.

Baca juga: Ade Yasin Meresmikan Kantor Kecamatan Pamijahan yang Menelan Dana Pembangunan Rp 8,2 Miliar

Untuk itu, Ade meminta agar  para pegawai P3K bekerja dengan sungguh-sungguh, lebih disiplin dan loyal dalam melayani masyarakat karena walaupun P3K, statusnya adalah Aparatur Sipil Negara.

“Upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap para tenaga honorer melalui program P3K merupakan bentuk perhatian dan upaya Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pegawai honorer dalam hal ini guru, tenaga penyuluh dan tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Baca juga: Bupati Bogor Ade Yasin Malu Jika Kabupaten Bogor Tidak Responsif Gender, Ini Alasannya

Para pegawai P3K ini sudah mengabdi dan mendedikasikan dirinya untuk pembangunan Kabupaten Bogor, dengan masa bekerja yang cukup lama. 

“Mereka berhak mendapatkan penghasilan yang lebih baik dan kepastian status,” ucapnya.

“Melalui program P3K ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan pelayanan juga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkas Ade.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved