Breaking News

BREAKING NEWS: Hadang Para Pemudik, Polda Metro Jaya Siapkan Titik Penyekatan Terkait Larangan Mudik

Polda Metro Jaya menyiapkan titik penyekatan untuk menghalau warga yang hendak mudik sebagai bagian dari protokol untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Polda Metro Jaya menyiapkan titik penyekatan untuk menghalau warga yang hendak mudik sebagai bagian dari protokol untuk mencegah penyebaran Covid-19. Foto ilustrasi: Lokasi penyekatan untuk mencegah pemudik di Sumber Arta Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Kota Bekasi. 

Fenomena tersebut disoroti anggota DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menertibkan terminal bayangan di seluruh wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Selatan.

“Sejumlah poin ihwal larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat akan menjadi percuma jika terminal bayangan dibiarkan bebas mengangkut penumpang ke luar kota,” kata Yuke Yurike saat dihubungi pada Senin (5/4/2021).

Baca juga: Rapid Test Antigen Jadi Syarat Keberangkatan di Terminal Pulo Gebang, Bagaimana Terminal Bayangan?

Kondisi tersebut seperti laporan warga yang diterimanya beberapa waktu lalu.

Keberadaan terminal bayangan yang berada di Jalan Ciputat Raya, tidak jauh dari Selapa Polri, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diketahui masih melayani perjalanan luar kota.

Sejumlah bus milik perusahaan otobus (PO) bus terlihat bergantian mengangkut ataupun menurunkan penumpang jurusan Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat hingga Sumatera.

Baca juga: Negatif Narkoba dan Miras, Pengemudi Fortuner Dalam Kondisi Sadar Saat Ancam Warga dengan Pistol

Di lokasi tersebut, kata dia, puluhan PO berbagai jurusan bebas beroperasi tanpa pengawasan petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

“Sepertinya terminal bayangan menjadi alternatif perusahaan otobus yang tidak memiliki izin untuk mengoperasikan armadanya. Mungkin karena di terminal bayangan tersebut tidak ada petugas terkait yang mengawasi,” ungkap Yurike.

Terkait hal tersebut, dirinya kembali meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menertibkan terminal bayangan.

Sebab, aktivitas di terminal bayangan dapat memicu klaster penyebaran covid-19.    

Baca juga: UPDATE Perampokan di Ciputat, Polisi Sebut Komplotan Perampok Bawa Senjata Airsoft Gun saat Beraksi

“Jika terminal bayangan ini tidak ditertibkan, saya khawatir saat Lebaran nanti banyak masyarakat yang berangkat dari sana. Hal ini tentu berpotensi menjadi lokasi dan penyebaran Covid-19,” kata dia. (Antaranews/Dwi Rizki)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved