Anak Tidak Doyan Makan Jangan Dipaksa, Ini Sebabnya

Anak tidak doyan makan jadi salah satu  keluhan orangtua terutama ibu. Tapi jangan dipaksa karena dapat menyebabkan berbagai hal.

Istimewa
Ilustrasi anak-anak. Anak-anak yang kekurangan zat besi tampak lesu. Orangtua harus memenuhi kebutuhan zat besi pada anak agar masa depannya lebih cerah dan bahagia. 

Ketika si kecil tidak mau makan tetap diberi makan  yang lengkap, dan konsisten. Ketika sudah tidak mau makan dan jangka waktu 30 menit berhenti walaupun makan di piring belum habis.

Hartanto tidak menyarankan ketika anak sedang tidak doyan makan, orangtua jadi melakukan banyak hal.

Seperti berganti-ganti piring ketika anak menyebut ingin makan sesuatu. Lalu ternyata satu sendok tidak mau ganti piring lagi dan bisa berpiring-piring. 

Baca juga: Pimpin Sidang Dispensasi Nikah, Hakim Nasihati Anak-anak yang Mau Menikah di Usia Dini

 Tapi ternyata hanya satu sendok lagi.

Padahal orangtua harus kuat pendirian akan makanan yang disediakan.

Bila anak tidak mau bisa dibujuk tapi tanpa harus paksaan dan heboh mengganti-ganti piring yang belakangan membuat ibu kesal.

“Kalau nafsu makan sedang turun lalu dikasih vitamin.

Lalu anak dianggap doyan makan gara-gara dikasih vitamin. Padahal memang memang sel-sel otak dan hormonalnya memang sedang naik dan akhirnya nafsu makan naik lagi,” tuturnya.

Sejauh ini pemaksaan makan tidak akan pernah berhasil untuk memberikan pola makan yang benar.

Sehingga orangtua atau ibu harus menghindari cara-cara tersebut apapun alasannya.

“Apa yang dilakukan untuk anak dan hanya untuk  kepentingan anak. “Kalau masih ada yang maksa-maksa itu bukan untuk kepentingan anak  tapi orangtua,” katanya.

Menu Tunggal

Sejak anak mulai diberi MPASI (makanan pendamping air susu ibu), nutrisi  yang diberikan sudah harus lengkap, tidak perlu menu tunggal artinya hanya terdiri dari satu bahan saja.

“Menu tunggal tidak mendukung asupan yang dibutuhkan. Untuk bisa pintar, bila hanya diberi menu tunggal tidak akan cukup,” tuturnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved