Breaking News:

Vaksin Covid19

WANITA PSK Brasil Ramai-ramai Mogok dan Tuntut Pemberian Vaksin Covid19: Kami Penggerak Ekonomi

Pelacur di Kota Belo Horizonte di Brasil mogok selama seminggu, tuntut dimasukkan dalam kelompok pekerja garis depan yang terima Vaksin Corona

AFP/Douglas Magno
Pelacur di Kota Belo Horizonte di Brasil tenggara mogok selama seminggu, menuntut untuk dimasukkan dalam kelompok pekerja garis depan yang menerima Vaksin Virus Corona prioritas. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pelacur di kota Belo Horizonte di Brasil tenggara melakukan pemogokan selama seminggu.

Para pekerja seks komersial (PSK) itu menuntut untuk dimasukkan dalam kelompok pekerja garis depan yang menerima Vaksin Virus Corona prioritas.

Para pelacur itu selama ini menjadi korban kebijakan pemerintah atau pengelola tempat prostitusi/hotel yang menutup kegiatan mereka selama masa pandemi.

Brasil adalah salah satu negara dengan tingkat penderita Covid-19 terbesar di dunia dan tingkat kematian sampai di atas 4.000/hari.

Berita terkini Wartakotalive.com bersumber dari AFP News Agency pagi ini menyebutkan, ribuan pekerja seks di sejumlah kota di Brasil telah dipaksa tak beroperasi terkait penutupan hotel karena pandemi.

Di Jakarta Barat, Guru di Sekolah Belajar Tatap Muka Wajib Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Terbatasnya Stok Vaksin Covid19, Epidemiolog Ini Ingatkan Pemerintah Tidak Abaikan 3T

Pelacur Gerakan Ekonomi

Pelacur di Kota Belo Horizonte di Brasil tenggara mogok selama seminggu, menuntut untuk dimasukkan dalam kelompok pekerja garis depan yang menerima Vaksin Virus Corona prioritas.
Pelacur di Kota Belo Horizonte di Brasil tenggara mogok selama seminggu, menuntut untuk dimasukkan dalam kelompok pekerja garis depan yang menerima Vaksin Virus Corona prioritas. (istimewa)

Para PSK itu  mereka menyewa kamar hotel untuk menjual layanan mereka - setelah  bertemu klien di jalan.

"Kami berada di garis depan, menggerakkan ekonomi dan kami berisiko," kata Cida Vieira, presiden Asosiasi Pelacur dari negara bagian Minas Gerais, kepada AFP. "Kita perlu divaksinasi."

Vieira dan wanita lainnya mengadakan protes pada hari Senin di sebuah jalan yang dibatasi oleh hotel-hotel yang ditutup tempat mereka biasa berdagang.

Mereka melambaikan plakat bertuliskan: "Pekerja seks adalah profesional" dan "Pekerja seks dan kesehatan."

Halaman
12
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved