Breaking News:

Viral Medsos

VIRAL VIDEO 4 Orang Debt Collector Dipukuli Massa di Tasikmalaya,3 Sepeda Motornya Dibuang ke Sungai

Para debt collector kewalahan mengahadapi hujaman pukulan bertubi-tubi dari warga tersebut.

Instagram @undercover.id
Sebuah video viral di media sosial menggambarkan sebanyak empat orang debt collector dipukuli massa di Tasikmalaya. Bahkan, tak hanya dipukuli, tiga sepeda motor yang dibawa oleh debt collector itu pun dibuang massa ke sungai dekat lokasi. 

"Melestarikan budaya kok dibilang syirik apalagi pake embel2 agama hingga merasa paling benar!," tulis pengunggah dimana dituliskan tanggal kejadian pada 2 April 2021.

Dalam video tersebut terlihat sekelompok orang yang memakai baret merah dan seragam hitam bertuliskan ‘Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan’ membubarkan aksi pertunjukan seni yang hendak digelar warga.

Terlihat sekelompok orang datang dan membubarkan kerumunan warga.

Terlihat juga warga sudah mengangkat perlengkapan pertunjukan seperti replika kuda yang dipakai untuk tarian.

Baca juga: Ternyata Karena Ini Hotma Sitompul Bangun Tembok yang Pisahkan Rumahnya dengan Rumah Desiree Tarigan

Tangkapan layar bentrok antara warga dengan ormas Forum Umat Islam di Medan
Tangkapan layar bentrok antara warga dengan ormas Forum Umat Islam di Medan (Istimewa)

Di lokasi itu, tampak beberapa gendang yang disiapkan untuk pertunjukan tari.

“Setan lah yang kalian puja-puja itu, kesyirikan yang disebar ke mana-mana,” teriak salah satu anggota ormas.

“Syirik itu, bubar-bubar,” ungkap anggota ormas yang lain di hadapan warga.

Tak terima terus dicibir, beberapa saat kemudian, sekelompok warga yang mengadakan Kuda Kepang tampak melawan dan beradu argumen.

Baca juga: Rebutan Cewek, Dua Pria Terlibat Duel Maut, Satunya Terkapar Pingsan Dihantam Knalpot

Baca juga: Detik-detik Kelompok Kupang Bentrok Sengit dengan Pendekar PSHT di Tangerang, Empat Orang Terluka

"Itu cuma untuk hiburan, aku warga sini. Itu pesta, pesta,” teriak seorang gadis berbaju hijau.

Hingga akhirnya kedua pihak semakin memanas dan akhirnya bertikai.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Mohamad Yusuf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved