Breaking News:

Virus Corona

Usai Belajar Tatap Muka di Sekolah, Siswa Dipantau Agar Tak Pulang Naik Angkutan Umum

Satuan pendidikan telah membentuk manajamen kesiswaan untuk mengontrol aktivitas peserta didik, selama di sekolah maupun hendak pulang ke rumah.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Peresmian sekolah tatap muka di SD Negeri Palmerah 03 Pagi dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, Rabu (7/4/2021). 

Bus sekolah beroperasi mulai pukul 04.30 sampai dengan 17.30 WIB.

Baca juga: Antisipasi Pemudik Nekat, Pemerintah Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 Lansia di Kota Tujuan Mudik

"Titik start bus sekolah mendekati ke sekolah bisa fleksibel atau jemput bola standby, di sekolah saat jam pulang sekolah," kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo yang dikutip dari kompas.com.

Aturan mengenai protokol kesehatan, ujar Syafrin, tetap diberlakukan.

Seperti, kapasitas bus maksimal 50 persen, dan persiapan alat pelindung diri minimum seperti hand sanitizer dan masker di setiap bus.

"Serta pembersihan bus dengan spray disinfektan atau penguapan," terang Syafrin.

Tak Perlu Tunggu Juli 2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengimbau satuan pendidikan yang guru dan tenaga pendidiknya sudah divaksin Covid-19, segera memenuhi daftar periksa dan menawarkan opsi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, sudah berlaku.

"SKB ini sudah berlaku."

Baca juga: Kasus BLBI Disetop, BW: Bukti Tak Terbantahkan Dampak Paling Negatif dari Revisi UU KPK

"Tidak perlu menunggu Juli 2021 untuk melakukan PTM terbatas," kata Nadiem melalui keterangan tertulis, Senin (5/4/2021).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved