Breaking News:

Setara Institute: Pembubaran FPI Berdampak Turunnya Tingkat Intoleransi di Indonesia

Sejumlah kebijakan yang diambil, menurut Ismail, memiliki dampak yang konkret dalam mencegah intoleransi.

Warta Kota/Desy Selviany
Sejumlah anggota polisi dan TNI saat mencopot papan nama FPI, Rabu (30/12/2020) sore. 

"Sudah 14 tahun Jawa Barat menjadi lokus bagi terjadinya begitu banyak peristiwa pelanggaran kebebasan beragama."

"Kalau kita lihat saat ini grafiknya, di Jawa Barat, itu sama dengan akumulasi seluruh provinsi (29 provinsi)," ungkap Halili.

Baca juga: PANDUAN Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H di Masa Pandemi, Kuliah Subuh Paling Lama 15 Menit

Halili mengatakan, berdasarkan hasil temuan riset sepanjang 2020, tercatat terjadi 180 peristiwa pelanggaran kebebasan beragama atau berkeyakinan, dengan 422 tindakan

Dibandingkan tahun sebelumnya, kata Halili, jumlah peristiwa di tahun 2020 mengalami penurunan, sekalipun justru mengalami lonjakan jumlah tindakan.

Pada 2019, kata dia, tercatat 200 peristiwa pelanggaran kebebasan beragama dengan 327 tindakan.

Baca juga: Penjual Airgun kepada Zakiah Aini Mantan Napi Teroris Aceh, Kini Dibawa ke Jakarta

Dari seluruh peristiwa dan tindakan tersebut, kata dia, paling banyak terjadi di Jawa Barat dengan jumlah peristiwa dan tindakan tertinggi, yakni 39 peristiwa.

Sedangkan sembilan provinsi lain yang tercatat menjadi tempat pelanggaran kebebasan beragama berkeyakinan di tahun 2020 tertinggi secara berturut-turut adalah Jawa Timur (23).

Lalu, Aceh (18), DKI Jakarta (13), Jawa Tengah (12), Sumatera Utara (9), Sulawesi Selatan (8), Daerah Istimewa Yogyakarta (7), Banten (6), dan Sumatera Barat (5).

"Peristiwa dan tindakan itu tersebar di 29 provinsi di Indonesia, dengan locus terbanyak itu di Jawa Barat, dengan jumlah peristiwa dan tindakan tertinggi ada 39 peristiwa," beber Halili.

4 Faktor Penyebab

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved