Breaking News:

Setara Institute: Pembubaran FPI Berdampak Turunnya Tingkat Intoleransi di Indonesia

Sejumlah kebijakan yang diambil, menurut Ismail, memiliki dampak yang konkret dalam mencegah intoleransi.

Warta Kota/Desy Selviany
Sejumlah anggota polisi dan TNI saat mencopot papan nama FPI, Rabu (30/12/2020) sore. 

SKB 3 Menteri tersebut, kata Ismail, memberikan kebebasan bagi pelajar untuk menentukan seragam yang digunakan.

"Tentu implementasinya akan sangat ditentukan oleh bapak-bapak wali kota."

Baca juga: Ada Program JKP, Pekerja Kena PHK Bakal Dapat Uang Tunai Selama 6 Bulan

"Dan saya kira penting digarisbawahi bahwa ini bukanlah bagian dari apa namanya, yang pasti bahwa kebijakan pembebasan pakaian berparadigma konstitusi dan hak asasi," tutur Ismail.

Kebijakan pemerintah yang menginisiasi pencegahan perda diskriminatif, menurut Ismail, juga mampu meningkatkan tingkat toleransi.

"Semua ini sangat berhubungan dengan peran kepala daerah, khususnya wali kota, yang saya berharap betul bisa bersama-sama mengawal inisiatif-inisiatif yang sudah diambil oleh pemerintah pusat," papar Ismail.

14 Tahun Jawa Barat Rangking Satu Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

Direktur Riset SETARA Institute Halili Hasan mengungkapkan, selama 14 tahun Jawa Barat menempati posisi pertama tempat terjadinya pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Halili mengatakan, Jawa Barat selalu menempati posisi teratas sebagai tempat terjadinya pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan, sejak riset dilakukan pihaknya pada 14 tahun silam.

Hal tersebut ia sampaikan usai diskusi media bertajuk Intoleransi Semasa Pandemi: Laporan Kebebasan Beragama/Berkeyakinan 2020 di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Ingin Doa Semua Agama Dipanjatkan di Acara Kemenag, Waketum MUI Tak Setuju

"Sejak pertama sampai sekarang, sudah 14 tahun tidak berubah."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved