Breaking News:

Sport

Rayi Muhammad Radiansyah Tegaskan Stadion Merpati Kota Depok Diprioritaskan untuk Masyarakat Umum

Kasi Pembinaan Olahraga Rekreasi dan Fungsional Disporyata Kota Depok, Rayi Muhammad Radiansyah, mengatakan Stadion Merpati Kota Depok untuk umum.

TribunnewsBogor.com
Kasi Pembinaan Olahraga Rekreasi dan Fungsional Disporyata Kota Depok, Rayi Muhammad Radiansyah. 

Renovasi pun dilakukan pada pengujung tahun 2017 dan rampung sekaligus diresmikan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Maret 2020.

Kini, Stadion Merpati menjadi salah satu tempat bersejarah yang sedap dipandang mata sekaligus dapat dinikmati dengan nyaman.

"Fasilitas untuk yang terakhir renovasi ini, alhamdulillah menurut saya sudah cukup bagus. Di mana tersedia mess pemain, ruang ganti, VIP, ruang media, kamar mandi, mushola, parkiran, joging track ada walaupun tidak besar, kemudian ada videotron," papar Rayi.

Rayi menjelaskan bahwa usai direnovasi, kapasitas Stadion Merpati menjadi bertambah seiring dengan dibangunnya tribun utara dan selatan.

"Kapasitas penonton 13000. Tribun itu tadinya hanya dua, barat dan timur. Sekarang setelah dibangun ada tribun utara dan selatan, cuma tribun utara dan selatan bukan tribun tertutup," tutur Rayi.

Tidak hanya itu, Rayi juga membeberkan bahwa terkait penerangan, Stadion Merpati dibekali dengan pencahayaan yang cukup baik.

"Untuk lampu, kita menggunakan lampu tembak, bukan LED, tapi hanya menggunakan lampu biasa. Satu lampu itu 4000 watt. Satu tiang itu ada 12 lampu. Berarti 4000 ditotal 12 lampu. Ada empat tiang lampu di Stadion Merpati Kota Depok," jelas Rayi.

Rayi menerangkan bahwa untuk rumput yang digunakan di Stadion Merpati adalah jenis Cynodon Dactylon (CD).

"Kalau untuk rumput itu sama seperti yang ada di lapangan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kita menggunakan rumput bermuda," terang Rayi.

Rayi menceritakan bahwa Stadion Merpati memiliki dan menyimpan kisah tersendiri sepanjang dididirikan.

"Banyak momen besar juga yang terjadi di Stadion Merpati ini. Ketika itu, di sini pernah menjadi tempat pertandingan Liga 2, Liga 3 tingkat provinsi dan nasional," beber Rayi.

"Divisi Utama juga pernah, Coppa Djisamsoe tahun 2005 melawan Persija Jakarta juga di sini serta Liga Pendidikan juga pernah di sini. Banyak yang lain juga," ucap Rayi.

Terkait pemeliharaan, Rayi menegaskan bahwa Disporyata fokus melakukan perawatan agar rumput dapat tetap terjaga.

"Yang kita kerjakan itu dari Disporyata, kita selalu melakukan penyiraman rumput dan teknologi penyiramannya juga sudah bagus," ujar Rayi.

"Rumput juga kita berikan pupuk, potong rumput dan ada beberapa hari yaitu Selasa, Rabu, Kamis itu jadwal untuk pemeliharaan. Jadi hari-hari tersebut lapangan sudah pasti tidak dapat digunakan," tambah Rayi.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Sigit Nugroho
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved