Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Pemkot Depok Izinkan Solat Tarawih Berjemaah di Masjid Meski Pandemi Covid-19 Masih Berlangsung

Pemkot Depok mengizinkan warganya solat tarawih berjemaah di masjid meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris (depan tengah) sebelum melakukan sidak penerapan PPKM di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Senin (18/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Meski pandemi Covid-19 belum usai dan masih terus adanya penambahan kasus baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengizinkan warga untuk menjalani ibadah solat tarawih berjemaah di masjid atau mushola pada Ramadan 1442 Hijriah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris. 

Menurutnya, sejauh ini Pemkot Depok tak melarang pelaksanaan solat tarawih berjemaah di masjid.

Baca juga: Hasil Rapat Bersama Ulama, Wali Kota Depok Putuskan Masyarakat untuk Solat Idul Fitri di Rumah

Hanya saja, ada aturan ketat yang harus dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah ibadah.

Diantaranya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat kepada warga yang hendak melaksanaan solat tarawih.

"Secara umum tidak ada larangan untuk melakukan shalat tarawih dan shalat Idul Fitri. Pelaksanaannya harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat," papar Idris kepada wartawan di Balai Kota Depok, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Harus Warga Setempat dan Baca Surat Pendek Jadi Syarat Wajib Salat Tarawih di Masjid & Musala Depok

Akan tetapi, hingga kini Pemkot Depok membuka konsultasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal ini Gubernur Jawa Barat perihal perijinan solat tarawih itu.

Selain kepada warga atau jamaah, Idris juga meminta para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) agar menjaga komitmennya dalam menggelar solat tarawih berjamaah.

Diantaranya dengan menerapkan prokes terkait pembatasan jumlah atau kapasitas jamaah saat melaksanakan solat baik di masjid ataupun mushola.

Baca juga: Benyamin Davnie Perbolehkan Ibadah Salat Tarawih Secara Terbatas Sesuai Instruksi Pemerintah Pusat

"Kita juga akan memantau terkait jarak antar jemaah, dengan melibatkan para camat dan lurah untuk memberikan bimbingan dalam penerapan protokol kesehatannya," tuturnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved