Breaking News:

Ini Usulan 5 Provinsi Baru di Papua, Pemerintah Minta Kewenangan Bisa Langsung Mekarkan Wilayah

Dalam revisi UU Otsus, Tito mengusulkan pemekaran wilayah di Papua dapat dilakukan oleh pemerintah pusat.

Kemendagri
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan pemekaran wilayah di Papua dapat dilakukan oleh pemerintah pusat. 

Dalam rapat itu, Tito mengatakan otsus Papua bertujuan memperbaiki percepatan pembangunan dan kesejahteraan di Papua.

"Kita harapkan bahwa otsus ke depan betul-betul sekali lagi bertujuan untuk spiritnya memperbaiki percepatan pembangunan, memperbaiki kesejahteraan, dan afirmasi khususnya terhadap orang asli Papua," tutur Tito.

Baca juga: Ada Program JKP, Pekerja Kena PHK Bakal Dapat Uang Tunai Selama 6 Bulan

Mantan Kapolri itu berharap DPR segera menyelesaikan revisi UU Otsus Papua.

DPR juga diminta menyerap aspirasi masyarakat asli Papua.

"Selain menyerap aspirasi, dan juga tetap pada koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia."

Baca juga: Menkes Klaim Indonesia Peringkat 8 Vaksinasi Covid-19 Tercepat di Dunia, Nomor 4 Negara Non Produsen

"Dan kita harapkan revisi ini undang-undang mendatang akan menjadi platform untuk mempercepat pembangunan di Papua," harapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menetapkan pimpinan panitia khusus perubahan kedua UU 21/2001 tentang Otonomi Khusus Papua, yang sebelumnya tertunda karena belum adanya kesepakatan dari setiap fraksi.

"Setelah memenuhi hasil kesepakatan dan musyawarah mufakat, maka seluruh fraksi menyetujui komposisi pimpinan pansus Otsus Papua."

Baca juga: Gadaikan Barang Bukti Emas 1,9 Kilogram Buat Bayar Utang, Pegawai KPK Dipecat

"Yang terdiri dari Fraksi PDIP Komarudin Watubun sebagai Ketua, Agung Widyantoro dari Fraksi Golkar sebagai Wakil."

"Yan Parmenas Mandenas Fraksi Gerindra sebagai Wakil, Marthen Douw Fraksi PKB sebagai Wakil," kata Azis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/3/2021).

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved