Breaking News:

Bus Sekolah Pastikan Armada Evakuasi Pasien Covid19 dan Layanan Antar Jemput Siswa Berbeda

Pengelola bus sekolah memastikan armada yang digunakan untuk mengantar pasien Covid-19 berbeda dengan yang digunakan untuk antar jemput siswa.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Armada Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dikerahkan untuk melakukan antar jemput siswa saat uji coba belajar tatap muka. 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMATJATI - Sebanyak 50 armada Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dikerahkan untuk melakukan antar jemput siswa saat uji coba belajar tatap muka. 

Kepala UPAS Dishub DKI Jakarta, Ali Murthado mengatakan armada bus sekolah yang dipakai untuk melayani antar jemput siswa ke 85 sekolah di DKI Jakarta berbeda untuk layanan lainnya.

Seperti diketahui selama pandemi, bus sekolah digunakan untuk melayani pasien terkonfirmasi Covid-19 maupun tenaga kesehatan yang khusus menangani virus menular tersebut. 

Baca juga: Karim Mustofa Senang Ada Layanan Antar Jemput Bus Sekolah Saat Ikut Vaksinasi

"Bus ini berbeda dengan bus untuk evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 dan bus untuk layanan antar jemput tenaga kesehatan," kata Ali, Kamis (8/4/2021).

Menurut Ali, armada bus untuk evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ke rumah sakit dan tempat isolasi rujukan dimodifikasi sedemikian rupa. 

Modifikasi yang dimaksud dengan memasang pembatas berupa sekat supaya meminimalisir kontak langsung antara awak bus dengan pasien terkonfirmasi yang akan dievakuasi.

Baca juga: Kerahkan 25 Bus Sekolah, Dinas Perhubungan DKI Jakarta Layani Lansia Menuju Lokasi Vaksinasi

“Khusus bus untuk antar jemput siswa, tidak ada modifikasi. Hanya saja wajib menerapkan protokol kesehatan,” sambung Ali. 

Penerapan protokol kesehatan yang dimaksud berupa pembatasan jumlah penumpang bus sekolah maksimal 50 persen dari kapasitas. 

"Operasional bus sekolah tetap mematuhi prokes Covid-19. Kapasitas kursi busnya 23 dan 27 kursi. Tapi hanya diisi setengah kapasitas kursi," ujarnya.

Baca juga: Dinas Perhubungan DKI Tambah 13 Unit Bus Sekolah untuk Transportasi Lansia ke Lokasi Vaksin Covid-19

Armada bus sekolah yang beroperasi sejak pukul 04.30 WIB dari kantor UPAS hingga pukul 17.30 WIB itu menjadikan siswa jenjang SMP dan SMA sederajat sebagai prioritas. 

Selama antar jemput siswa saat uji coba belajar tatap muka pada 7-29 April 2021, pelayanan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 serta antar jemput tenaga kesehatan berjalan normal.

"Tidak lupa bus juga dilakukan penyemprotan dengan sprai disinfektan atau penguapan," ucap Ali. (jhs)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved