Breaking News:

AHY: Kalau Pak Moeldoko Ingin Tahu Lebih Banyak Tentang Partai Demokrat Boleh Kita Ngopi-ngopi

AHY berharap dalam pertemuan itu nantinya Moeldoko tidak membahas soal KLB maupun upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat.

Kolase Wartakotalive.com/Kompas.com/Kristianto Purnomo/Antara Foto/Muhammad Adimaja
Foto Kolase: Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 

"DPP Partai Demokrat Pimpinan Pak Moeldoko justru berniat mengusulkan AHY untuk kali kedua sebagai calon Gubernur DKI Jakarta," kata Rahmad kepada wartawan, Minggu (4/4/2021).

Baca juga: Partai Demokrat Hasil KLB Tak Disahkan Pemerintah, Razman Arif Nasution Mundur dari Kubu Moeldoko

Diketahui, AHY pernah berkontestasi du Pilgub DKI 2017.

Menurut Rahmad, kala itu AHY terlihat serius maju untuk menjadi DKI 1 dengan berhenti dari karirnya di militer.

"Kami melihat, AHY sangat serius untuk melanjutkan karirnya yang terhenti tiba tiba di militer.

Tentunya keputusan SBY yang meminta AHY berhenti dari militer dengan pangkat mayor adalah pertimbangan AHY yang akan diusung menjadi Gubernur DKI," ucapnya.

Baca juga: Elektabilitas Masuk 4 Besar, Partai Demokrat: Bukan Tidak Mungkin Kami Kalahkan PDIP

Rahmad berujar, jika AHY tak menghitung akan menang, maka tidak akan mundur dari karier di militer.

Namun, perlu diuji apakah elektabilitas AHY mampu bisa mengalahkan gubernur petahana Anies Baswedan atau tidak.

Baca juga: KLB Kubu Moeldoko Ditolak, Reaksi Kakak Beradik Demokrat hingga Mahfud MD

"Tentu perlu diuji apakah tingkat popularitas dan elektabilitas AHY sudah bisa mengalahkan Anies Baswedan," ujar Rahmad. (Antaranews)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Demokrat Kubu Moeldoko Tawari AHY Maju Pilgub DKI 2024 dan di Kompas.com dengan judul "AHY Persilakan Moeldoko jika Ingin "Ngopi-ngopi" Bahas Demokrat"

Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved