Breaking News:

Belajar Tatap Muka

Wali Kota Jaktim Pastikan Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka Penuhi Syarat Protokol Kesehatan

Wali Kota Jakarta Timur Pastikan Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka Penuhi Syarat Prokes, mulai dari fasilitas cuci tangan hingga penataan meja

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar meninjau kegiatan uji coba belajar tatap muka di SDN 05 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Rabu (7/4/2021).  

WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT - Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar meninjau kegiatan uji coba belajar tatap muka di SDN 05 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur yang dimulai hari ini, Rabu (7/4/2021). 

Anwar bersama jajaran sempat melihat fasilitas protokol kesehatan di sekolah itu seperti tempat cuci tangan yang ditempatkan di beberapa titik. 

Selain itu Anwar juga melihat secara langsung jalannya proses uji coba belajar tatap muka di sejumlah ruang kelas.

Anwar melihat dari dekat pintu masuk ruang kelas. 

Menurut Anwar, ada 25 sekolah di Jakarta Timur yang dianggap layak mengikuti kegiatan uji coba belajar tatap muka.

Puluhan sekolah itu wajib menerapkan protokol kesehatan. 

“Protokol kesehatan diprioritaskan, punya cucian tangan di depan. Wastafel, hand sanitizer ada. Sebelum belajar disinfektan ruangan, dipastikan steril,” ucap Anwar pada Rabu (7/4/2021). 

Khusus hari ini, kegiatan uji coba belajar tatap muka di SDN 05 Pondok Kelapa melibatkan siswa kelas 5 yang dibagi menjadi empat ruang kelas. 

Kegiatan hanya berlangsung selama tiga jam pada pukul 07.00-10.00 WIB. Setelah kegiatan selesai para siswa kemudian diarahkan untuk pulang. 

Baca juga: Belum Divaksin Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Larang Guru Mengajar di Sekolah

“Belajar hanya tiga jam setelah itu pulang, tidak ada jam istirahat karena jam istirahat rawan interaksi, bisa jadi klaster baru,” sambungnya. 

Setelah proses belajar mengajar hari ini, maka sekolah akan kembali diliburkan pada keesokan harinya untuk kemudian dilanjutkan lusa. 

“Besok nggak belajar karena ada penyemprotan, hari Jumat belajar kelas enam. Nanti ketemu lagi tiga hari kemudian, bukan yang ini lagi, teman temannya, kan separuh kelas,” ucap Anwar.

Baca juga: Sekda Kabupaten Tangerang Sebut Gencar Vaksin Covid-19 di Pusat Perbelanjaan untuk Capai Target

Khusus untuk tingkat sekolah dasar, proses uji coba belajar tatap muka hanya menyasar siswa kelas 4, 5, dan 6 saja. Sementara kelas 1, 2, dan 3 tetap belajar secara daring. 

“Yang wajib (kelas) 4, 5, 6 karena mereka sudah mulai mengerti. Kalau (kelas) 1, 2, 3 masih rawan. Yang kedua juga ini hanya separuh jumlah murid,” tutur Anwar. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved