Breaking News:

Wali Kota Jakarta Pusat Tinjau Pelaksanaan Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Tanyakan Lebih Senang Mana?

Wali Kota Jakarta Pusat menyampaikan apa yang dirasakan oleh para siswa setelah hampir satu tahun melaksanakan kegiatan belajar secara online.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma memantau pelaksanaan uji coba sekolah tatap muka terbatas di SMKN 2 Jakarta, Rabu (7/4) pagi, untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik dan sesuai dengan protokol kesehatan. 

Nahdiana mengungkapkan, masyarakat dapat ikut terlibat dalam melakukan pemantauan dan pelaporan terkait ujicoba pembukaan sekolah terbatas melalui kanal aduan yang disiapkan, yaitu layanan call center 081287671339 atau 081287671340.

Bahkan masyarakat dapat langsung melapor ke Posko Dinas Pendidikan Jalan Gatot Soebroto No. Kav. 40-41, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu, Nahdiana memastikan kesehatan dan keamanan peserta didik adalah prioritas utama dalam perancangan kebijakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di bulan Juli 2021 dari pemerintah pusat.

Untuk itu, mulai Rabu (7/4/2021) Dinas Pendidikan DKI Jakarta menerapkan ujicoba pembukaan sekolah secara terbatas dengan sistem pembelajaran campuran (blended learning). 

Dalam menerapkan sistem ini, Disdik telah menggandeng berbagai pihak dalam menyiapkan rencana pembelajaran tersebut.

Berbagai rekomendasi telah diterima oleh dinas demi menjamin kesehatan dan keselamatan peserta didik dalam kebijakan yang akan diambil.

“Pemprov DKI Jakarta sangat berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil kebijakan terkait pelaksanaan satuan pendidikan di semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Prioritas kami semua adalah kesehatan dan keamanan peserta didik. Tentunya seluruh persiapan akan didiskusikan terlebih dahulu dan dimatangkan sebelum dilaksanakan,” ujarnya.

Nahdiana menambahkan, Disdik juga telah mempersiapkan kanal Siap Belajar (siapbelajar.jakarta.go.id), program yang digunakan untuk melakukan asesmen mandiri bagi seluruh satuan pendidikan di DKI Jakarta.

Siap Belajar merupakan asesmen yang mengukur dua aspek penting dalam pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Orangtua Baru Sadar Zakiah Aini Terpapar Paham Radikalisme Setelah Mengecek Akun Instagram-nya

Baca juga: Mulai 1 April 2021 di 4 Bandara Ini Mulai Bisa Menggunakan Genose C19 untuk Syarat Penumpang Pesawat

Baca juga: Cerita Rakim, Kasudin Bina Marga Jakpus yang Dipuji Setinggi Langit Saat Pamit Pensiun dengan Anies

Yaitu aspek kesiapan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan, dan aspek kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran campuran, baik di rumah maupun tatap muka terbatas.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved