Belajar Tatap Muka

Wali Kota Jakarta Barat: Orang Tua Murid Berperan untuk Memperluas Jangkauan Belajar Tatap Muka

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengatakan orang tua murid punya peran penting agar belajar tatap muka bisa diperluas jangkauannya.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengatakan orang tua murid punya peran penting agar belajar tatap muka di Jakarta Barat bisa diperluas jangkauannya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto ingin memberdayakan peran orang tua murid agar belajar tatap muka bisa diperluas jangkauannya. 

Orang tua harus giat sosialisasikan protokol kesehatan bagi siswa selama mengikuti belajar tatap muka.

Pihak Pemkot Jakarta Barat akan evaluasi 13 sekolah yang sudah diizinkan belajar tatap muka.

Hal itu diungkapkan Uus saat meresmikan belajar tatap muka di SD Negeri Palmerah 03 Pagi.

Seorang murid SDN Palmerah 03 pagi saat sedang belajar tatap muka.
Seorang murid SDN Palmerah 03 pagi saat sedang belajar tatap muka. (Warta Kota/Joko Suprianto)

Pada kesempatan itu, Uus menanyakan satu persatu siswa kelas V yang kebagian belajar tatap muka, Rabu (7/4/2021).

Ia menanyakan keterlibatan orang tua dalam membimbing anaknya selama mengikuti pelajaran di tengah pandemi Covid-19.

Hasilnya beberapa anak mengaku sudah mendapatkan imbauan dari orang tua agar taat menggunakan masker.

"Diharapkan kepada orang tua agar jaga anaknya. Agar mereka jaga protokol kesehatan baik di sekolah dan rumah," jelas Uus usai peresmian

Ia mengingatkan bahwa belajar tatap muka saat ini baru pilot project sehingga masih dipantau dan dievaluasi terus menerus.

Uus menjamin bahwa pihak Pemkot Jakarta Barat akan membantu Sudin Kesehatan dan Sudin Pendidikan dalam memantau sekolah-sekolah yang sudah menggelar belajar tatap muka.

Pihak Sudin Pendidikan yang ditaruh di sekolah-sekolah wajib melaporkan hasil evaluasi protokol kesehatan selama proses jam belajar mengajar berlangsung.

Hasil evaluasi itu wajib dikirim usai proses belajar mengajar selesai pukul 12.00 WIB.

Baca juga: 15 Sekolah di Jakarta Gagal PTM Lantaran Tidak Konsisten Saat Uji Coba

Maka dari itu Uus berharap kerjasama seluruh pihak termasuk orang tua dalam menyosialisasikan protokol kesehatan ke siswa.

Hal itu agar sekolah yang dibuka untuk belajar tatap muka bertambah jumlahnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved