Breaking News:

Susah Pulang Karena Pandemi Covid-19, 14 WNA di Jakarta Barat Dideportasi

Dalam waktu tiga bulan, sebanyak 14 warga negara asing yang susah pulang karena pandemi Covid-19, dideportasi ke negara asalnya.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi. Pelaku kejahatan siber dikumpulkan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (3/8/2017), untuk dipulangkan. Sebanyak 148 Warga Negara Asing (WNA) pelaku kejahatan siber, akan dideportasi dan dipulagkan ke negaranya masing-masing. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH -Hanya dalam waktu tiga bulan sebanyak 14 Warga Negara Asing (WNA) dideportasi dari Jakarta Barat.

Total 85 WNA melanggar izin tinggal di Jakarta Barat.

Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham DKI Jakarta Saffar Muhammad Godam mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini memang banyak WNA yang terkendala pulang ke negara asal.

Baca juga: Aksi Ceburkan Sepeda Motor di Laut Bali, Influencer Rusia Dikecam dan Terancam Dideportasi

Sebab, mayoritas negara asal mereka menerapkan sistem lockdown yang ketat sehingga menyulitkan mereka pulang.

Maka dari itu selama Pandemi Covid-19, Indonesia menerapkan sistem izin tinggal keadaan terpaksa.

Para WNA ini tidak perlu mengambil visa untuk keluar negeri, melainkan cukup visa dari dalam negeri.

Baca juga: Kisah Wanita Korban KDRT yang Malah Dipenjara dan Dideportasi Usai Laporkan Kasusnya ke Polisi

Namun dengan segala kemudahan itu, masih ada saja WNA yang malas mengurus visa dalam negeri.

Karena itu mereka terpaksa dikenakan denda administrasi tinggal bahkan yang terparah dideportasi.

"Jadi apabila kebijakan-kebijakan ini pun tetap terabaikan, maka langkah terakhir kami lakukan penindakan," kata Godam dikonfirmasi Rabu (7/4/2021).

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Barat, Novianto Sulastono mengatakan bahwa ada 85 WNA yang dikenakan sanksi administrasi tinggal.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved