Breaking News:

MUI Imbau Umat Muslim Indonesia Bantu Korban Bencana NTT

MUI juga mengimbau agar lembaga dan Ormas lain melakukan hal serupa dalam meringankan bencana warga NTT.

Warta Kota/Desy Selviany
Ketua Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia KH. Abdullah Jaidi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh Ormas Islam di Indonesia agar terlibat dalam penangulangan bencana NTT. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seluruh masyarakat muslim terlibat dalam penanggulangan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Demikian diungkap Ketua Dewan Pimpinan MUI Abdullah Jaidi.

Abdullah mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh Ormas Islam di Indonesia agar terlibat dalam penangulangan bencana NTT.

“MUI juga tergerak memberikan support dan bantuan baik moril atau materil kepada masyarakat NTT yang terkena bencana,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar secara daring Rabu (7/4/2021). Upaya itu kata Abdullah sebagai bentuk MUI yang perduli dengan masalah-masalah kemanusiaan.

MUI mengajak seluruh masyarakat muslim agar tergerak hatinya untuk terlibat dalam hal serupa. MUI juga mengimbau agar lembaga dan Ormas lain melakukan hal serupa dalam meringankan bencana warga NTT.

Baca juga: Nindy Ayunda Absen Sidang Gugatan Cerai saat Ibunda Jadi Saksi KDRT di Pengadilan Agama

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain dan Live Streaming Inter Milan vs Sassuolo, Lukaku dan Dybala Starter

“MUI juga menggugah semangat saudara-saudara kita kaum muslimin untuk partisipasi sama-sama tanggulangi bencana dan kurangi penderitaan saudara-saudara kita di NTT,” ajaknya.

Sementara itu Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan mengimbau umat muslim untuk menjadikan bencana tersebut sebagai renungan.

Baik renungan dosa atau renungan manusia dalam memperlakukan alamnya selama ini. Ia berharap, lewat bencana ini, masyarakat muslim selalu melakukan introspeksi diri agar hidup jauh lebih baik lagi.

“Selain itu, bencana ini merupakan peringatan untuk kita semua agar senantiasa mawas diri, berserah diri dan memperbaiki diri,” terangnya. Selain itu, MUI juga turut berduka cita pada korban yang meninggal karena bencana tersebut.

Baca juga: Tingkatan Kunjungan Wisata, Kemenhub Kaji Pembangunan Jalur Kereta Api ke Kawasan Borobudur

Baca juga: Anies Baswedan Ijinkan Pelaksanaan Tarawih di Masjid dan Musala, Eki Pitung Ucapkan Terima Kasih

MUI berharap korban meninggal yang beragama muslim masuk dalam kategori mati syahid karena menjadi korban bencana. MUI juga berharap keluarga korban diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan tersebut.

Sementara untuk korban selamat yang mengungsi, MUI mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan tetap menjaga jarak, menghindari kerumunan, sering mencuci tangan dan tetap menggunakan masker.

Kepatuhan menerapkan protokol kesehatan dimulai dari aparatur dan tokoh masyarakat, petugas medis dan para relawan serta masyarakat di daerah bencana.

Penulis: Desy Selviany
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved