Breaking News:

Masih Pandemi Covid-19,Polda Metro Larang Sahur On The Road di Bulan Ramadan

Nantinya akan ada gelar pasukan Polda Metro Jaya dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan menghadapi Ramadan kali ini.

Warta Kota/Feryanto Hadi
(Ilustrasi) Polda Metro Jaya memastikan melarang kegiatan sahur on the road (SOTR) yang biasa dilakukan sekelompok masyarakat di bulan Ramadan mendatang. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polda Metro Jaya memastikan melarang kegiatan sahur on the road (SOTR) yang biasa dilakukan sekelompok masyarakat di bulan Ramadan mendatang.

Warga yang melaksanakan SOTR akan dibubarkan petugas dan jika ada yang membandel akan dilakukan penindakan hukum yang lebih tegas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pelarangan SOTR ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan di masa pandemi Covid-19 ini 

Baca juga: Pesan Mendalam Eti yang Suaminya Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19

Baca juga: Rp300 Ribu Sekali Main, Ini Pengakuan Janda Muda Awal Mula Terjerumus Prostitusi di Tangerang

Baca juga: Menabrak dan tidak Menolong Korban,Pengendara Fortuner yang Acungkan Pistol Terancam 3 Tahun Penjara

"Menyangkut persiapan menghadapi puasa di masa pandemi covid-19, sama dengan tahun lalu. Di sini polisi melaksanakan operasi keselamatan yang rencana tanggal 12 dilaksanakan. Secara umum kita melarang SOTR yang biasa dilakukan sekelompok masyarakat di bulan Ramadan ini," kata Yusri.

Ia menjelaskan nantinya akan ada gelar pasukan Polda Metro Jaya dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan menghadapi Ramadan kali ini.

"Kita ketahui biasanya masyarakat Indonesia tiap puasa selalu ada SOTR. Selama pandemi Covid-19, SOTR kami larang. Ini untuk upaya memutus mata rantai covid-19 termasuk meniadakan kerumunan," katanya. 

Untuk menghindari penyebaran Covid-19 katanya kebijakan yang dikeluarkan adalah tidak diperbolehkan dilaksanakan SOTR untuk di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya

"Gunanya apa? Salah satunya untuk menghindari penyebaran covid-19. Kita lakukan filterisasi di daerah yang sering terjadi sahur on the road," ujar Yusri.

Filterisasi katanya dilakukan di jalan raya di pusat kota mulai Senayan sampai Harmoni, mulai malam sampai pagi.

Baca juga: Orangtua Baru Sadar Zakiah Aini Terpapar Paham Radikalisme Setelah Mengecek Akun Instagram-nya

Baca juga: Mulai 1 April 2021 di 4 Bandara Ini Mulai Bisa Menggunakan Genose C19 untuk Syarat Penumpang Pesawat

Baca juga: Cerita Rakim, Kasudin Bina Marga Jakpus yang Dipuji Setinggi Langit Saat Pamit Pensiun dengan Anies

"Dengan kekuatan 120 personil setiap malam, akan kita siagakan, nanti akan diback-up teman-teman TNI. Filterisasi ini spt apa, kita tutup perempatan jalan yang sering jadi tempat berkulumpul. Ini upaya preventif yg kita lakukan," katanya.

Kemudian tambah Yusri, ada pula patroli skala besar bersama, dengan mengerahkan anggotaTNI, Polda Metro Jaya dan aparat Pemda.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved