Breaking News:

Pemerintahan Jokowi

Kenapa Pemerintah Baru Sekarang Ambil Alih Pengelolaan TMII? Ini Penjelasan Kementerian Setneg

Meskipun pengelolaanya dikuasai oleh Yayasan Harapan Kita sejak 44 tahun lalu, TMII merupakan aset negara.

KOMPAS/MADINA NUSRAT
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama menjelaskan alasan pemerintah baru sekarang mengambilalih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita.

Menurut Setya, pada prinsipnya pemerintah menginginkan adanya pengelolaan TMII yang lebih baik, sehingga memberikan kontribusi pada negara.

"Jadi sebenarnya sudah sejak lama kita memberikan arahan pengelolaan yang lebih baik itu," kata Setya di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi Terbitkan Perpres 19/2021, Ambil Alih Pengelolaan TMII dari Keluarga Cendana

Meskipun pengelolaanya dikuasai oleh Yayasan Harapan Kita sejak 44 tahun lalu, TMII merupakan aset negara.

Hal itu berdasarkan Keppres 51/1977, yang intinya TMII merupakan aset milik negara Republik Indonesia, dan tercatat di Kementerian Sekretariat Negara yang pengelolaannya diberikan kepada Yayasan Harapan Kita.

Setya mengatakan, pemerintah telah mencoba memberikan pengarahan kepada yayasan agar memperbaiki Tata Kelola TMII.

Baca juga: 14 Tahun Jawa Barat Rangking Satu Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, Ini 4 Penyebabnya

Bahkan, tim legal audit dari Universitas Gadjah Mada pernah memeriksa pengelolaan aset negara oleh yayasan.

Karena tak kunjung membaik, salah sa,unya merujuk pada hasil pemeriksaan BPK, pemerintah kemudian mengambil alih pengelolaan TMII dari Yayasan Harapn Kita.

"Ada temuan dari BPK untuk laporan pemeriksaan 2020."

Baca juga: KPK: Singapura Surga Para Koruptor yang Paling Dekat

"Rekomendasinya adalah harus ada pengelolaan yang lebih baik dari Kemensetneg pada aset negara," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved