Breaking News:

Berita Jakarta

DPRD DKI Kritik Banyaknya Rumah Panggung di Kampung Melayu, Wali Kota Jaktim: Kita Anggap Kebaikan

DPRD DKI Kritik Banyaknya Rumah Panggung di Kampung Melayu, Wali Kota Jaktim : Kita Anggap Kebaikan. Menurutnya kritikan akan berubah jadi dukungan

Dok. Modernland Realty
Tampak dalam gambar: M Anwar, S.Si, MAP, Walikota Administrasi Jakarta Timur (ketiga kiri) berdampingan dengan Hj. Ida Mahmudah, Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta (kedua kiri) dan Togu Pangihutan, General Manager Town Management & High Rise Jakarta Garden City (paling kiri) berbincang-bincang bersama saat meninjau crossing (sodetan) saluran air dari Jakarta Garden City menuju Kanal Banjir Timur (KBT), Jumat (12/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT - Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar menanggapi kritikan anggota DPRD DKI Jakarta perihal pembangunan puluhan rumah panggung di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. 

Menurut Anwar, kritikan anggota dewan sebagai sebuah masukan sekaligus sebagai kebaikan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat DKI Jakarta khususnya Jakarta Timur. 

“Saya kira kritikan kan sehat, bagus buat kita. Kita nggak bisa menanggapi dengan kontra itu, nggak usah. Kita anggap kebaikan,” ucap Anwar, di SDN 05 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Rabu (7/4/2021). 

Baca juga: Memenuhi Syarat, Henry Indraguna Sah Dapat Izin Kuasa Hukum Bidang Perpajakan dalam Pengadilan Pajak

Anwar menambahkan ada banyak kebijakan yang dicanangkan oleh Pemprov DKI Jakarta sempat mendapat kritikan.

Namun hal itu tak berlangsung lama dan justru kini mendapat dukungan. 

“Nanti setelah berjalan baru, dulu pas busway ramai, ternyata setelah jalan, warga menikmati. Sambil berjalan kita evaluasi sampai betul-betul sempurna,” katanya. 

Baca juga: Jokowi Kembali Berlakukan Larangan Mudik Lebaran, Terminal Bayangan Justru Marak di Jakarta Selatan

Dikritik keras

Sebelumnya anggota DPRD DKI Jakarta memberi kritik perihal pembangunan 40 rumah panggung di wilayah Kebon Pala RW 04, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. 

Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan pembangunan puluhan rumah panggung di lokasi rawan banjir itu bisa menimbulkan potensi kecemburuan sosial. 

Pasalnya program Pemprov DKI hasil kolaborasi Baznas Bazis DKI dan Karya Bakti TNI itu hanya menyasar kawasan rawan banjir tertentu, sehingga bisa ada kecemburuan sosial dari daerah lain.

Menurutnya penanganan banjir seharusnya tidak dilakukan dengan meninggikan rumah warga.

Menurut dia, solusi untuk penanganan banjir di DKI Jakarta hanya bisa melalui normalisasi saja. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved