Breaking News:

Travel

Wamen LHK: Menjaga Konsevasi Alam Salah Satu Bentuk Forest Healing

Alue Dohong mengatakan bahwa ikut menjaga konservasi alam adalah salah satu bentuk dari forest healing

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Mochammad Dipa
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong (tengah) saat kunjungannya ke Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGPP) di Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (6/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong mengatakan bahwa ikut menjaga konservasi alam adalah salah satu bentuk dari forest healing.

"Forest healing itu memaknai bagaimana berapa nilai setiap langkah yang kita nikmati.
Merasakan nikmat yang bisa berkontribusi untuk kesehatan jiwa," ujar Wamen LHK Alue Dohong saat kunjungannya ke Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGPP) di Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (6/4).

Alue Dohong menambahkan, dengan menikmati alam yang terjaga kelestariannya, membuat orang menjadi lebih sehat jasmani dan rohaninya.

"Bisa melepas stres secara psikologi juga bisa memberikan ketenangan disamping melindungi kawasan konservasi tapi kita juga ingin bahwa manusia bisa menikmati," ungkapnya.

Baca juga: Horee, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Kembali Dibuka tapi Tenda Tak Boleh Diisi Penuh

Baca juga: Jembatan Layang Kemayoran Jadi Spot Foto Terbaik Lihat Gunung Gede Pangrango dari Kemayoran

Sebagai langkah menjaga konservasi alam, Alue juga mengingatkan kepada para pendaki di TNGGP untuk tidak membuang sampah di area TNGGP.

"Upaya kesadaran yang harus ditingkatkan para pendaki yakni dengan tidak membuang sampah saat melakukan pendakian. Agar, para penikmat wisata alam di sini (Gunung Gede Pangrango) bisa mengelola sampahnya dengan baik, tidak membuang sampah sembarang, apalagi sampah yang tidak bisa terurai dengan alam," ujarnya. 

Aturan daki Gunung Gede

PEMANDANGAN gususan gunung Gede Pangrango lereng selatan dilihat dari Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/6/2018). Dari kiri ke kanan, gunung Gumuruh, Gede, Pangrango, dan Masigit.
PEMANDANGAN gususan gunung Gede Pangrango lereng selatan dilihat dari Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/6/2018). Dari kiri ke kanan, gunung Gumuruh, Gede, Pangrango, dan Masigit. (Kompas.com/Budiyanto)

Pendakian Gunung Gede dan Gunung Pangrango akan kembali dibuka mulai Jumat, (5/3/2021).

Sebelumnya, pendakian sempat ditutup selama beberapa lama. Tepatnya mulai 28 Desember 2020–31 Januari 2021. Penutupan diperpanjang lagi pada 1–28 Februari 2021.

Penutupan tersebut dilakukan mengantisipasi cuaca ekstrem (hidrometeorologi) serta untuk pemulihan ekosistem di sepanjang jalur pendakian.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved