Breaking News:

Berita Video

VIDEO Bank Sampah Sungai Cisadane, Komunikasi Perubahan Perilaku Masyarakat Terhadap Sampah

Sesuai dengan namanya, ini adalah bank sampah yang didirikan sejak tahun 2012 lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM,TANGERANG,- Bank sampah sungai Cisadane, atau dikenal pula dengan nama Banksasuci terletak di Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Sesuai dengan namanya, ini adalah bank sampah yang didirikan sejak tahun 2012 lalu. 

Uniknya, meski bicara tentang sampah di banksasuci tidak ada tercium aroma bebauan, justru banksasuci terlihat layaknya tempat wisata yang didesain dari berbagai sisa-sisa limbah masyarakat.

Namun tahukah anda, Banksasuci adalah sebuah pesan perubahan perilaku bagi masyarakat terhadap sampah.

Warta Kota pun berbincang-bincang dengan pendiri Banksasuci, Uyus Setia Bakhti.

"Air adalah sumber kehidupan. Tidak ada emas, tidak ada permata, manusia masih bisa hidup. Namun, jika tidak ada air, seluruh makhluk hidup akan mati. Di tengah kota Tangerang, mengalirlah sungai Cisadane. Kata orang tua terdahulu, sungai ini sangat bening, dan digunakan untuk mandi dan air minum. Tapi sejak tahun 80'an hingga saat ini kualitasnya memburuk. Ada sampah-sampah dan limbah. Kami orang pinggiran yang punya keterbatasan punya cinta untuk membersihkan sungai Cisadane," bukanya kepada Warta Kota, Senin (5/4/2021).

Ia dan enam rekannya pun akhirnya berinisiatif untuk mendirikan sebuah wadah bernama Banksasuci.

Tujuannya sederhana, sebagai komunikasi perubahan perilaku agar tidak membuang sampah ke sungai, melainkan menghargai sungai itu sendiri.

"Tubuh kita pun kandungannya lebih banyak air. Jadi jika sungai bersih, sehat, maka orang-orangnya pun pasti sehat juga. Itulah mengapa kami selalu menyampaikan pesan kepada masyarakat jika datang ke Banksasuci agar membawa sampah, dan memilahnya. Bisa dibawa kesini dan ditabungkan. Boleh juga sebagai tiket masuk ke banksasuci. Artinya, dengan sampah masyarakat bisa menikmati tepian sungai atau berwisata. Jadi pemahamannya yang kami bangun," tambahnya.

Selain edukasi terhadap masyarakat, Banksasuci dan relawannya juga membersihkan sungai Cisadane termasuk memasang waste trap (jebakan sampah).

Hal ini guna mencegah agar sampah tidak sampe ke muara.

"Efektif atau tidaknya akan dilihat di lapangan, namun dengan ini tentu akan menghadirkan inovasi ke depannya. Mari sama-sama belajar menjaga sungai, dan mengembalikan fungsi sungai seperti awalnya. Mari mencintai sungai, karena ini sama dengan mencintai diri kita sendiri," tutupnya.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved