Breaking News:

Aksi Terorisme

Pengamat Intelijen Ungkap Situs Jihadis Lebih Banyak Diklik Ketimbang Media Milik Islam Moderat

Ibaratnya, kata dia, orang lapar yang masuk ke dalam restoran tidak menemukan menu moderasi beragama dari kelompok Islam moderat.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Ridlwan Habib menuturkan, dalam konteks perang informasi saat ini, kelompok Islam moderat tertinggal dari kelompok-kelompok jihadis. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ridlwan Habib, pengamat intelijen dari Indonesia Intelligence Institute menuturkan, dalam konteks perang informasi saat ini, kelompok Islam moderat tertinggal dari kelompok-kelompok jihadis.

Ridlwan mengatakan hal itu terlihat dari hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa pasca-sarjana di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Riset tersebut, kata dia, mengungkapkan kebanyakan mahasiswa menyukai literatur-literatur terkait Hizbut Tahrir dan kelompok jihadis, ketimbang literatur yang bersifat tarbiyah atau pembelajaran.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Ingin Doa Semua Agama Dipanjatkan di Acara Kemenag, Waketum MUI Tak Setuju

Berdasarkan riset dari NU Online, kata dia, situs-situs jihadisme rangkingnya lebih tinggi dibandingkan media-media yang dimiliki oleh kelompok Islam moderat.

Hal tersebut ia sampaikan dalam diskusi online bertajuk Anak Muda dan Terorisme, yang digelar Partai Solidaritas Indonesia, Senin (5/4/2021).

"Kalau teman-teman NU online bikin riset, situs-situs jihadisme rangkingnya lebih tinggi daripada media-media yang dimiliki oleh teman-teman Islam moderat."

Baca juga: PANDUAN Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H di Masa Pandemi, Kuliah Subuh Paling Lama 15 Menit

"Saya bisa menyebutkan, kita punya datanya."

"Sebenarnya datanya itu sensitif karena itu data intelijen."

"Itu banyak link-link mereka yang narasinya adalah narasi-narasi jihad, tetapi justru malah populer kliknya," ungkap Ridlwan.

Baca juga: Penjual Airgun kepada Zakiah Aini Mantan Napi Teroris Aceh, Kini Dibawa ke Jakarta

Ia menggambarkan ketertinggalan tersebut seperti sebuah kegiatan di restoran.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved