Breaking News:

Berita Jakarta

Pemprov DKI Beri Ijin, Delapan Sekolah Dasar di Jakarta Barat Bakal Gelar KBM Tatap Muka di Sekolah

Pemprov DKI Beri Ijin, Delapan Sekolah Dasar di Jakarta Barat Bakal Gelar KBM Tatap Muka di Sekolah. Berikut Selengkapnya

Istimewa
Ilustrasi Pembelajaran tatap muka (PTM) 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Delapan sekolah dasar (SD) di Jakarta Barat wilayah satu dipersilakan menggelar sekolah tatap muka.

Kedelapan sekolah itu akan dipantau hingga 29 April 2021 mendatang.

Kasudin Pendidikan Jakarta Barat 1 Aroman menyebutkan kedelapan SD tersebut antara lain SD Negeri Tegal Alur 17, SD Negeri Kalideres 01 Pagi dan SD Negeri Palmerah 03 Pagi.

Selanjutnya, SD Negeri Jembatan Lima 02 Petang, SD Negeri Cengkareng Timur 04 PT, SD Negeri Angke 03 Pagi, SD Negeri Kapuk 03 Pagi, dan SD Negeri Kedoya Selatan 01 Pagi.

"Rencananya besok peresmian sekolah tatap muka akan dihadiri Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto di SD Negeri Kalideres 01," jelasnya dikonfirmasi pada Selasa (6/4/2021).

Aroman mengatakan bahwa kedelapan sekolah yang diizinkan mengadakan belajar tatap muka itu karena lulus penilaian terkait protokol kesehatan oleh pengawas.

Setelah dinyatakan lulus secara kesiapan protokol kesehatan maka minimal tiga guru dari sekolah itu sudah diminta untuk menjalankan pelatihan.

Apabila ketiga guru tersebut lulus verifikasi kesiapan protokol kesehatan dan sarana protokol kesehatan tersedia, maka sekolah diizinkan selenggarakan kegiatan belajar tatap muka.

Baca juga: VIDEO Thalita Latief Caci Maki Dennis Lyla saat Mediasi Sidang Cerai

"Syaratnya kesiapan guru, sarana prasarana, dan zonasi Covid-19 yang sudah memenuhi protokol kesehatan. Minimal harus zona oranye kalau merah belum boleh," terangnya.

Apabila mulai sekolah tatap muka, satu kelas hanya boleh diisi maksimal 50 persen kapasitas kelas yakni 16 siswa. Jam belajar juga maksimal hanya tiga jam.

Selama proses belajar itu juga akan dipantau oleh Sudin Pendidikan Jakarta Barat hingga 29 April 2020.

"Nanti kami Sudin pendidikan pantau protokol kesehatan dari 7 April sampai 29 april 2021. Kami akan evaluasi lagi," jelasnya. (m24)

Penulis: Desy Selviany
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved