Breaking News:

Mayjen TNI Dadang Hendrayudha: Pentingnya Pengelolaan Sumber Daya Nasional Sebagai Pertahanan Negara

dengan jumlah penduduk yang besar dan jumlah kekayaan yang melimpah dapat sama-sama untuk saling menjaga dan menghindari perpecahan

warta kota
Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan 

WARTAKOOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI melaksanakan kegiatan sosialisasi UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Sosialisasi yang digelar di Hotel Millenium Jakarta turut dihadiri oleh Dirjen Pothan Kemhan, Mayjen TNI Dadang Hendrayudha dan Irdam Jaya, Brigjen TNI M Arifin.

Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Dadang Hendra­yudha mengatakan  sosialisasi ini sangat diperlukan untuk pengelolaan sumber daya nasional sebagai pertahanan negara.

“Saya berharap bahwa sosialisasi nanti bisa sampai kepada masyarakat sehingga apa yang menjadi kewajiban kita, bisa kita lakukan dengan baik,” kata Mayjen TNI Dadang Hendrayudha, Selasa (6/4/202).

Mayjen Dadang menegaskan mengenai undang-undang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara khususnya untuk pembentukan komponen cadangan ini, bersifat sukarela.

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Cabut Surat Telegram Terkait Larangan Media Tayangkan Kekerasan Anggota Polisi

Baca juga: Arab Saudi Buka Izin Umrah Terbatas Mulai Ramadhan, Ini Syaratnya

Sehingga dengan jumlah penduduk yang besar dan jumlah kekayaan yang melimpah dapat sama-sama untuk saling menjaga dan menghindari perpecahan antar sesama bangsa.

“Kita tidak mau bangsa ini mudah terbelah oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Kita harus bergandeng tangan, bagiamana negara yang besar ini dapat kita jaga bersama,” katanya.

Menurut Dadang, bahwa ancaman besar ada di depan mata, seperti teroris, narkoba dan ancaman yang lain. Untuk itu hal ini perlu dijadikan alarm buat semua pihak, untuk saling menjaga sesuai dengan kemampuan.

Pihaknya juga menargetkan komponen cadangan yang bersifat sukarela berjumlah 25.000 orang di seluruh Indonesia. Nantinya akan ada pengumuman baik secara online dan dibantu oleh jaringan yang ada baik TNI AU, AD dan AL.

Baca juga: BNPB Dukung Penuh Penanganan Darurat Banjir Bandang di NTT

Baca juga: 14 Kru Kapal Nelayan Korban Tabrakan di Indramayu Hilang Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Lokasi 

“Kita berharap 25.000 ini bisa tercapai. Jadi ini tidak wajib tapi dilaksanakan secara sukarela dan saya yakin, bangsa Indonesia ini mencintai negaranya dan mereka siap untuk bela negara melalui komponen cadangan,” ujarnya.

Sementara itu Irdam Jaya, Brigjen TNI M Arifin mengatakan pertahanan negara bersifat semesta yang melibatkan seluruh sumber daya nasional yang disiapkan secara dini oleh Pemerintah dari segala ancaman.

Konsep cadangan dibentuk untuk memperbesar dan memperkuat kemampuan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Konsep pertahanan negara yang berkonsep semesta tersebut lahir dari sejarah panjang Indonesia yang di awali masa penjajah dan masa kemerdekaan hingga saat ini,” ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved