Breaking News:

Malam Ini, Blok Hunian Lapas Kelas IIA Gunungsindur Bogor di Razia Petugas Gabungan

Lapas Khusus Kelas II A Gunungsindur menggelar razia serentak di blok hunian, Selasa (6/4/2021).

Warta Kota/Soewidia Henaldi
Lapas kelas III Gunungsindur, Kabupaten Bogor, yang rencananya akan digunakan untuk terpidana Gayus Tambunan 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Lapas Khusus Kelas II A Gunungsindur menggelar razia serentak di blok hunian, Selasa (6/4/2021).

Pihak Lapas Khusus Kelas II A Gunungsindur kali ini bersinergi dengan Tim Satops Patnal dan melibatkan Aparat Penegak Hukum terdiri dari TNI, POLRI, BNN dan Ketua RW setempat.

Razia itu dilakukan dalam rangka deteksi dini gangguan kamtib dan komitmen penuh P4GN sekaligus menjadi momentum menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-57.

Baca juga: Lapas Gunungsindur Terapkan Penjagaan Ketat Jelang Bebasnya Abu Bakar Baasyir, Densus 88 Diterjunkan

 
Razia serentak tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Khusus Kelas II A Gunungsindur, Mujiarto didampingi pejabat struktural.

Kegiatan razia itu pun menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.2-PK.02.10.02-143 tanggal 1 April 2021 dan surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Nomor W.11.PK.01.05.06-3921 tanggal 1 April 2021 perihal Kegiatan Razia Serentak dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 Tahun 2021.

Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Gunungsindur, Mujiarto mengatakan, razia serentak kali ini dilakukan dalam upaya menunjukan bentuk komitmen jajaran pemasyarakatan dalam P4GN.

Baca juga: Tidak Pakai Masker, Puluhan Warga Gunungsindur dan Dramaga Dapat Hukuman dari Tim Satgas Covid-19

"Razia serentak dilakukan diseluruh blok hunian warga binaan. Para petugas menyisir dengan teliti kamar warga binaan untuk mengamankan barang-barang yang terlarang berada di kamar WBP," ujarnya.

Dalam razia kali ini aparat penegak hukum tidak menemukan narkoba.

“Dari hasil razia serentak tersebut tidak ditemukan adanya narkoba," jelasnya.

Kendati demikian, Mujiarto membeberkan bahwa pihaknya menemukan benda-benda terlarang di area blok hunian.

"Petugas menemukan beberapa barang terlarang di dalam lapas seperti tiga kipas angin portabel, tiga baterai, empat kabel, satu pengharum ruangan, empat kompor portabel, dua kaca," paparnya.

"Lima belas botol kaca, satu gas kecil, lima piring kaca, enam sajam, lima paku, sebelas gunting kuku, dua puluh satu sendok, dua garpu, satu obeng, satu panic empat belas pisau cukur dan dua puluh tujuh korek gas," tambahnya.

Mujiarto menegaskan bahwa barang terlarang iti nantinya akan dimusnahkan.

"Nantinya, barang-barang temuan tersebut akan diinventarisir untuk kemudian diproses lebih lanjut dan dimusnahkan," tandasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved