Breaking News:

Bisnis

Laporan Keuangan Tahunan Berkah Beton Sadaya Catat Keuntungan Naik 92 Kali Lipat

Tahun 2020 laba bersih tahun berjalan BBS naik sebesar 9.297.52 persen menjadi Rp 20,79 miliar dari tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp221,23 juta.

istimewa
Pekerja tengah merampungkan pengerjaaan infrastruktur menggunakan beton produk dari PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BBS). Perusahaan industri pendukung infrastruktur yang telah masuk bursa saham dengan kode BEBS ini mencatatkan kenaikan keuntungan hingga 92 kali lipat YoY. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BBS) mencatakan laporan keuangan dengan peningkatan laba yang terus menanjak. Perusahaan industri pendukung infrastruktur yang telah masuk bursa saham dengan kode BEBS ini mencatatkan kenaikan keuntungan hingga 92 kali lipat YoY. 

Hasan Muldhani, Direktur Utama BBS mengatakan bahwa BBS telah mencatakan laporan penjualan sebesar Rp110.70 miliar di tahun 2020.

“Pendapatan usaha di tahun 2020 tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp95,93 miliar atau sebesar 649.78 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 14.76 miliar,” ungkap Hasan Muldhani dalam pernyataan resminya, Selasa (6/4/2021).

Menurut Hasan Muldhani, kenaikan penjualan BBS di tahun 2020 disebabkan perseroan yang telah berhasil meningkatkan penjualan material sebesar Rp86,61 miliar dan peningkatan penjualan redymix sebesar Rp9,32 miliar atau 68,70 persen.

Bergerak di bidang industri, konstruksi, perdagangan besar dan penggalian, BBS melakukan berbagai progam dan strategi dalam melakukan pemasaran efektif untuk mempertahankan dan meningkatkan pendapatan perseroan pada periode selanjutnya.

Untuk laba bruto, perusahaan yang berdiri sejak Januari 2019 itu juga mencatatkan kenaikan sebesar 1.1148,56 persen dari Rp2,76 miliar di tahun 2019 menjadi 34,47 miliar di tahun 2020. Perolehan laba kotor meningkat dan berbanding lurus dengan pendapatan.

Hasan Muldhani menambahkan, BBS juga mencatatkan laporan keuangan laba usaha yang mengalami peningkatan. Laba usaha BBS meningkat sebesar 8.600,61 persen dari Rp308,66 juta di tahun 2019 menjadi Rp26,85 miliar di tahun 2020.

“Kenaikan laba usaha yang lebih tinggi dari peningkatan pendapatan dan laba kotor disebabkan oleh adanya efisiensi rasio beban perusahaan,” bebernya.

Laba bersih tahun berjalan BBS juga melaporkan adanya kenaikan. Tercatat di tahun 2020 laba bersih tahun berjalan BBS mengalami  kenaikan sebesar 9.297.52 persen menjadi Rp 20,79 miliar dari tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp221,23 juta.

“Peningkatan laba bersih tahun berjalan BBS disebabkan oleh adanya kenaikan pendapatan usaha,” imbuh Hasan.

Peningkatan keuntungan BBS dalam setahun tersebut membuat perusahaan ini juga makin berjaya di pasar saham. Saham BBS dengan kode BEBS termasuk saham bullish dengan tren kenaikan yang signifikan.

Saham BEBS yang sempat masuk TOP 10 Gainers di emiten pendukung infrastruktur ini diprediksi memiliki prospek yang cukup menjanjikan.

Berkantor Pusat di Subang, Jawa Barat, BBS memproduksi beton readymix dan precast, beton ringan, asphalt dan hotmix.

BBS mengedepankan misi untuk menghasilkan produksi dengan kualitas terbaik dan terus berinovasi dalam mengembangkan produk dan mutu. BBS juga telah berkomitmen untuk terus berkontribusi dan berperan aktif dalam pembangunan skala nasional maupun global.

Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved