Beda dengan DKI yang Mulai PTM Besok, Pemkot Tangsel masih Kaji Pelaksanaan KBM Secara Tatap Muka

Airin menyebut tengah melakukan sosialisasi kepada wali dan orang tua murid sebelum pelaksanaan KBM secara tatap muka berlangsung. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany mengaku sedang mengkaji izin kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka pada satuan pendidikan yang ada di wilayah kerjanya.  

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany mengaku sedang mengkaji izin kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka pada satuan pendidikan yang ada di wilayah kerjanya. 

Langkah tersebut dilakukan untuk merespon kebijakan Pemerintah Indonesia yang telah memperbolehkan KBM secara tatap muka. 

Menurutnya saat ini salah satu kajian yang dilakukan berupa risiko penyebaran dan penularan infeksi covid-19 di wilayah kerjanya itu. 

Baca juga: Pesan Mendalam Eti yang Suaminya Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19

Baca juga: Rp300 Ribu Sekali Main, Ini Pengakuan Janda Muda Awal Mula Terjerumus Prostitusi di Tangerang

Baca juga: Menabrak dan tidak Menolong Korban,Pengendara Fortuner yang Acungkan Pistol Terancam 3 Tahun Penjara

"Kita masih on progress ada beberapa sekolah, banyak sekolah negeri maupun swasta yang mereka sedang persiapan sarana dan prasarana dan yang lainnya," kata Airin dalam keterangannya, Kota Tangsel, Selasa (6/4/2021).

Airin menuturkan saat ini pihaknya sedang mesosialisasikan aturan kepada setiap satuan pendidikan terkait persiapan sarana dan pra sarana protokol kesehatan covid-19. 

Selain itu, langkah selanjutnya merupakan sosialisasi kepada wali dan orang tua murid sebelum pelaksanaan KBM secara tatap muka berlangsung. 

"Kesiapan dari sekolah-sekolah sarana dan pra sarana, tanda dan yang lainnya, sehingga anak-anak bisa paham regulasi aturan misalnya kalau di sekolah seperti apa dan juga komunikasi dengan orangtua. Apakah orangtua mengizinkan atau tidak," jelasnya.

DKI Mulai PTM Besok Rabu

Sebanyak 85 sekolah di Ibu Kota bakal menerapkan pembelajran tatap muka (PTM) mulai Rabu (7/4/2021).

Bila petugas menemukan adanya gejala terpapar Covid-19 di kalangan pelajar dan pendidik, pihak sekolah wajib berkoordinasi dengan puskesmas terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Namun jika diketahui terdapat kasus positif Covid-19, satuan pendidikan ditutup selama 3x24 jam untuk dilakukan disinfektasi serta dilakukan tracing lebih lanjut oleh pihak Dinas Kesehatan.

Baca juga: Pesan Mendalam Eti yang Suaminya Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19

Baca juga: Rp300 Ribu Sekali Main, Ini Pengakuan Janda Muda Awal Mula Terjerumus Prostitusi di Tangerang

Baca juga: Menabrak dan tidak Menolong Korban,Pengendara Fortuner yang Acungkan Pistol Terancam 3 Tahun Penjara

“Kemudian, satuan pendidikan dibuka kembali, setelah pihak berwenang menyatakan sekolah dalam kondisi aman dari paparan Covid-19,” kata Kepala Disdik DKI Jakarta Nahdiana berdasarkan keterangan yang diterima pada Selasa (6/4/2021).

Nahdiana mengungkapkan, masyarakat dapat ikut terlibat dalam melakukan pemantauan dan pelaporan terkait ujicoba pembukaan sekolah terbatas melalui kanal aduan yang disiapkan, yaitu layanan call center 081287671339 atau 081287671340.

Bahkan masyarakat dapat langsung melapor ke Posko Dinas Pendidikan Jalan Gatot Soebroto No. Kav. 40-41, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu, Nahdiana memastikan kesehatan dan keamanan peserta didik adalah prioritas utama dalam perancangan kebijakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di bulan Juli 2021 dari pemerintah pusat.

Untuk itu, mulai Rabu (7/4/2021) Dinas Pendidikan DKI Jakarta menerapkan ujicoba pembukaan sekolah secara terbatas dengan sistem pembelajaran campuran (blended learning). 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved