Breaking News:

Stok Vaksin Terbatas, Kemenkes Prioritaskan Warga Lansia

Menyusutnya stok vaksin tersebut disebabkan terjadinya lonjakan kasus di sejumlah negara.

Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Desy Selviany
Peserta vaksin lansia Yayu Suyono mendapatkan vaksin di Pos RW 15 Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (26/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut, masyarakat lanjut usia (lansia) tetap menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin virus corona (Covid-19) mengingat stok vaksin Covid-19 yang tersedia pada bulan April ini terbatas.

Sementara, orang lansia dinilai yang memiliki risiko terbesar bila terpapar Covid-19. "Dengan adanya keterbatasan vaksin di bulan April ini, kita arahkan agar disuntikan terutama untuk para lansia," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers di Kantor Presiden, Senin (5/4/2021).

Menurut Budi, kemungkinan besar lansia yang terpapar Covid-19 menjadi parah. Meski dari seluruh kasus positif hanya ada 10 persen lansia, tetapi lansia mendominasi sebesar 50 persen pasien Covid-19 meninggal.

Selain lansia, bila terdapat sisa vaksin, Budi bilang, akan dilakukan vaksinasi bagi guru. Hal itu dilakukan untuk mencapai target pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka pada Juli mendatang.

Budi menyampaikan, Indonesia memiliki 20 juta dosis vaksin untuk kebutuhan Maret dan April. Padahal sebelumnya ditargetkan terdapat 30 juta dosis vaksin untuk periode tersebut.

Baca juga: Jangkau Konsumen Lebih Dekat, Mitsubishi Gelar Supermarket Exhibition di Jabodetabek

Baca juga: KISAH Sodetan Kali Pesanggrahan, Pernah Jernih Tahun 1980-an, Kini Jadi Kubangan Busuk Penuh Sampah

"Makanya laju vaksinasinya agak kita atur kembali, sehingga kenaikannya tidak secepat sebelumnya, karena memang vaksinnya yang berkurang jumlahnya," terang Budi.

Menyusutnya stok vaksin tersebut disebabkan terjadinya lonjakan kasus di sejumlah negara. Sehingga negara produsen vaksin mencegah distribusi vaksin untuk antisipasi adanya lonjakan kasus positif.

"Kita sedang negosiasi dengan produsen-produsen vaksin dan negara-negara produsen vaksin," jelas Budi.

Diharapkan pada bulan Mei mendatang, distribusi vaksin bisa kembali normal. Sehingga laju vaksinasi bisa terus meningkat seperti target sebelumnya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hingga hari ini terdapat 8,83 juta orang yang mendapatkan vaksin dosis pertama. Sementara target vaksinasi di Indonesia sebanyak 181,5 juta untuk mencapai ketahanan komunal atau herd immunity.

Artikel ini telah tayangn di Kontan.co.id dengan judul "Stok vaksin corona terbatas, Menkes prioritaskan vaksinasi untuk lansia"

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved