Breaking News:

Partai Politik

Rebut Hati Pemilih Perlu Effort Sangat Besar, PPP Tak Terganggu Kehadiran Partai Masyumi Reborn

Baidowi mengucapkan selamat terlahir kembali kepada Partai Masyumi, dalam kancah perpolitikan nasional.

Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Partai Masyumi resmi kembali dideklarasikan, Sabtu (7/11/2020), acara deklarasi dilakukan secara virtual. Partai itu menampung massa PA 212 dan massa Partai Bulan Bintang 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merasa tidak terganggu dengan kehadiran Partai Masyumi Reborn.

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan, irisan basis massa pendukung PPP dan Masyumi berbeda, kendati sama-sama partai berasakan Islam.

"Kami sebagai partai politik berbasis Islam tidak merasa terganggu dengan Partai Masyumi."

Baca juga: KPK Setop Kasus SP3 BLBI dengan Tersangka Sjamsul dan Itjih Nursalim, MAKI Bakal Gugat Praperadilan

"Karena irisannya berbeda, sangat berbeda," kata Baidowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/4/2021).

Kendati demikian, Baidowi mengucapkan selamat terlahir kembali kepada Partai Masyumi, dalam kancah perpolitikan nasional.

Dia mengingatkan, di alam demokrasi yang terbuka, meraih simpati rakyat tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Baca juga: Tak Ada Unsur Perbuatan Penyelenggara Negara Jadi Alasan KPK Setop Kasus BLBI

"Kami ingin mengingatkan bahwa berpolitik hari ini, di era demokrasi yang sangat terbuka, itu tidak mudah seperti membalikkan tangan."

"Karena untuk merebut hati pemilih, terus sistem demokrasi yang sangat terbuka, itu perlu effort yang sangat besar," tutur Sekretaris Fraksi PPP itu.

Ahmad Yani Jadi Ketua Umum

Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani terpilih sebagai Ketua Umum Partai Masyumi.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved