Breaking News:

Kriminalitas

Miris, Kakek Mesum yang Cabuli Cucunya hingga Tewas di Pademangan Sempat Gerayangi Ibu Korban

Miris, Kakek Mesum yang Cabuli Cucunya hingga Tewas di Pademangan Sempat Gerayangi Ibu Korban. Hal tersebut Terungkap saat pemeriksaan

Warta Kota
Jajaran Polres Metro Jakarta Utara menunjukan barang bukti terkait kasus pencabulan yang dilakukan kakek tiri terhadap cucunya hingga tewas di Mapolres Metro Jakarta Utara pada Senin (5/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KOJA - TS (54), kakek tiri yang tega mencabuli cucunya sendiri, yakni bocah perempuan berinisial KO (7) hingga meninggal dunia ternyata sempat juga menggerayangi ibu korban, EW (24).

Kanit PPA Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKP Andry Suharto mengatakan korban selama ini tinggal bersama pelaku dan neneknya di Pademangan, Jakarta Utara.

Sementara ibu korban memilih tinggal terpisah di tempat lain.

Belakangan keputusan itu dilakukan EW dikarenakan dirinya pernah digerayangi TS saat tinggal bersama di rumah tersebut.

“Awalnya dia tinggal di situ pas hamil. Setelah melahirkan anaknya, ibunya ini pindah dari situ karena dia cerita pernah dielus-elus sama pelaku,” ucap Andry, Senin (5/4/2021).

Selain itu pelaku juga dikenal temperamental dan ringan tangan.

Pelaku pun sempat mengancam membunuh nenek dan ibu korban apabila KO menceritakan perbuatan bejatnya tersebut.

“Orangnya temperamen. Neneknya pun sempat diancam mau dihabisi kalau lapor ke polisi,” kata Andry.

Baca juga: Viral Media Sosial, Warga Gerebek BGW, Ayah yang Tega Cabuli Anak Tiri Perempuannya di Ciputat

TS beraksi sekira pukul 06.00-10.00 WIB saat istri pelaku sedang bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah orang untuk mencuci baju.

TS pun mendapat amanat memandikan korban.

Pada saat memandikan cucunya tersebut, nafsu bejat TS pun muncul.

Ia memanfaatkan momen tersebut untuk melancarkan aksinya selama di dalam kamar mandi.

Baca juga: Jokowi Kembali Berlakukan Larangan Mudik Lebaran, Terminal Bayangan Justru Marak di Jakarta Selatan

“Awalnya mandinya itu pintu kamar mandi dibuka, setelah dibuka, dia bernafsu, dia dorong anak ini masuk ke dalam, terus kemudian dia ikut masuk juga ke dalam kamar mandi, terus kemudian dia kunci kamar mandi,” katanya.

Pelaku TS dijerat Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dan Pasal 46 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang perbuatan kekerasan dalam rumah tangga.

TS yang ditangkap pada Selasa (30/3/2021) lalu di tempat kerjanya di Pelabuhan Sunda Kelapa pun terancam hukuman pidana yakni 15 tahun penjara. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved