Breaking News:

Berita nasional

Menko Polhukam Mahfud MD Bahas Penerapan Restorative Justice dalam Raker Bareskrim Polri

ia mengingatkan pendekatan restorative justice diyakini bisa membuat penegakan hukum di Indonesia lebih efisien untuk kasus-kasus tertentu

Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan hukum bukan sekadar mencari menang dan kalah, dan bukan sekadar untuk menghukum pelaku. 

Kecuali, kata Mahfud, perkara terkait UU ITE yang berpotensi memecah belah, SARA, radikalisme, separatisme, dan tindak pidana yang tergolong berat.

Mahfud menyebut semangat restorative justice di lingkungan Polri bahkan sudah lama tumbuh.

Misalnya, kata dia, dengan mendamaikan orang yang terlibat dalam dugaan ujaran kebencian atau menyelesaikan pencurian kecil semisal mencuri sandal atau mencuri buah di luar pengadilan.

“Dalam SE/6/X/2015 tentang penanganan ujaran kebencian, ada ketentuan yang berbunyi: Mempertemukan pelaku dan korban ujaran kebencian, dan mencari solusi perdamaian,” kata Mahfud.

Mahfud menyebut beberapa contoh kasus yang sebenarnya layak diselesaikan dengan pendekatan restorative justice.

Kasus tersebut antara lain pencurian tiga buah kakao oleh seorang wanita bernama Mbok Minah, dan kasus seorang ibu di Tapanuli yang dilaporkan ke polisi oleh putrinya sendiri karena memetik jagung di kebun putrinya itu karena lapar.

“Nah yang begini-begini, dengan adanya SE Kapolri tadi, dan pendekatan restorative justice di keseluruhan penegakan hukum kita yang menghendaki lebih manusiawi, supaya dihindari,” kata Mahfud.

Dalam acara tersebut, hadir Kabareskrim Komjem Pol Agus Andrianto, Wakabareskrim Brigjen Pol Syahar Diantono, para penyidik utama, dan para peserta Rakernis.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahfud MD Bahas Penerapan Restorative Justice dalam Rakernis Bareskrim Polri

Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved