Breaking News:

Larangan Mudik Berlaku, Waktunya Hotel Berbintang Tebar Diskon Besar

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya menyatakan larangan mudik dapat dimaksimalkan hotel berbintang.

Penulis: Reygi Prabowo | Editor: Max Agung Pribadi
TribunnewsBogor/Yudistira Wanne
Kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 membuat pengusaha bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Bayangan Parung Bogor mengeluh, Selasa (30/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya menegaskan agar momentum larangan mudik ini dimaksimalkan hotel berbintang untuk menawarkan diskon besar.

"Kita mendorong larangan mudik ini bisa dimanfaatkan menjadi program staycation dengan membuat paket liburan di Jakarta. Menginap di hotel karena di sini hotel-hotel bisa menawarkan dengan yang didiskon cukup murah," ucap Gumilar dalam konferensi pers daring, Senin (5/4/2021).

Dinparekraf DKI berharap adanya kolaborasi dengan PHRI DKI bak itu diskon bagi hotel bintang 5, bintang 4, dan seterusnya.

Baca juga: Artis VS dan Dua Muncikari Digerebek di Hotel Berbintang Bandar Lampung, Polisi: Masih Kami Dalami

"Karena di kondisi normal biasanya juga hotel menawarkan program diskon karena banyak yang mudik ke daerah," lanjutnya

Ketua Badan Pimpinan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantono menilai larangan mudik semestinya didukung sebagai ikhtiar memutus penyebaran Covid-19.

Sutrisno menyatakan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kebijakan pelarang mudik juga tidak banyak.

Baca juga: PO Terminal Induk Bekasi Minta Pemerintah Tegas Tindak Travel yang Beroperasi saat Larangan Mudik

"Kalau mudik ini yang diuntungkan daerah. Walaupun kita lebih suka apabila tidak ada larangan. Tapi kita menyadari problem Covid-19 ini berat maka itu anjuran pemerintah harus diikuti supaya pandem segera selesai," tuturnya.

PHRI DKI berharap pemerintah untuk bisa menolong sektor hotel dan restoran bangkit dari keterpurukan.

Sutrisno meminta pemerintah meringankan beban-beban biaya yang bisa bisa diturunkan seperti listrik, air, pajak, dan lainnya.

Baca juga: Beresiko Picu Klaster Baru, Wakil Wali Kota Depok Imbau Masyarakat Patuhi Larangan Mudik Lebaran

"Kita juga berharap pemerintah membantu menstimulasi kegiatan ekonomi. Termasuk kembali melakukan kegiatan yang bisa mendorong permintaan atas kamar hotel dan belanja di restoran," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved