Breaking News:

Liga 2

Eka Dwi Susanto Anggap Derby Banten Adalah Laga Antara Cilegon United Melawan Perserang Serang

Eka Dwi Susanto selaku gelandang Cilegon United musim 2020 menilai bahwa derby Banten adalah laga antara Cilegon United melawan Perserang Serang.

Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang
Eka Dwi Susanto, gelandang Cilegon United musim lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Derby dalam sepak bola adalah laga dua tim yang berada di satu wilayah kota atau provinsi.

Biasanya, laga derby menyajikan pertandingan menarik dan kadang keras, karena kentalnya aroma kedaerahan.
Di provinsi Banten sendiri tersaji derby panas meski di Liga 2, yaitu antara Cilegon United versus Perserang Serang.
Uniknya, memasuki musim 2021, banyak perubahan yang terjadi, dengan hadirnya Dewa United di Tangerang Selatan serta Cilegon United yang diakusisi oleh Raffi Ahmad beserta rekannya Rudy Salim.
Lantas, bagaimanakah nasib derby Banten dengan perubahan yang ada?
Eka Dwi Susanto selaku gelandang Cilegon United musim 2020 pun angkat bicara.
"Meski Dewa United hadir, tapi derby Banten sesungguhnya itu adalah laga Cilegon United versus Perserang Serang," kata Eka kepada Warta Kota.
Kehadiran Raffi Ahmad yang mangakusisi Cilegon United diyakini oleh Eka menghadirkan aroma derby yang akan berbeda ke depannya.
Meskipun Dewa United punya ambisi masuk Liga 1 bisa pula memanaskan derby Banten, Eka meyakini duel panas hanya kan terjadi antara Cilegon vs Perserang.
Ada pun saat ini, Cilegon United resmi berganti nama menjadi RANS Cilegon FC.

Jualan Bakso

Nasib pesepak bola di Liga 2 tidak sebaik pemain yang tampil di Liga 1.

Tak bisa dipungkiri, sejak pandemi Covid-19 melanda pada Maret lalu, kompetisi sepak bola terhenti dan banyak tim di Liga 2 yang dibubarkan.

Bahkan sejak Juni 2020, banyak pemain tidak mendapatkan lagi gajinya karena tim dibubarkan.

Hal yang berbeda dengan tim-tim Liga 1 yang masih bisa membayar gaji pemain meski dengan potongan hingga 90 persen.

Kondisi di tim Liga 2 yang kurang menjanjikan itu membuat sejumlah pemain sepak bola beralih ke kompetisi antarkampung (tarkam) atau banting setir menjadi wiraswastawan.

Hal itu yang dilakukan Eka Dwi Susanto yang pernah menjadi gelandang Cilegon United pada musim 2020.

Untuk mencari penghasilan di luar sepak bola, Eka pun rela berjualan bakso.

Baca juga: Mantan pemian Cilegon United Eka Dwi Susanto Optimistis Raffi Ahmad Bawa RANS Cilegon FC Lebih Baik

Baca juga: Eka Dwi Susanto Gelandang Cilegon United Berharap Bisa Gabung di RANS Cilegon FC Milik Raffi Ahmad

Baca juga: Eka Dwi Susanto Optimis Raffi Ahmad Bawa RANS Cilegon FC Lebih Baik

"Sejak Liga 1 berhenti, saya jualan bakso mas, karena saya tidak lagi dapat gaji sejak Juni lalu. Lumayan,  hasil dari jualan baksi bisa menutupi biaya sehari-hari," kata Eka.

Halaman
123
Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Sigit Nugroho
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved