Vaksinasi Covid19

Wagub DKI Minta Warga Ibu Kota Tak Takut dengan Vaksinasi Covid-19. Berikut alasannya

Wagub DKI Minta Warga Ibu Kota Tak Takut dengan Vaksinasi Covid-19. Berikut alasannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Wartakotalive.com/Henry Lopulalan
Komisioner dan staf KPU saat menjalani suntik vaksin Covid-19 di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/3/2021). Sebanyak 549 orang anggota KPU mengikuti vaksinasi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengendalian wabah pandemi corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta kepada warga Ibu Kota agar tidak takut dengan vaksinasi Covid-19.

Pesan ini disampaikan untuk kelompok masyarakat yang belum mendapat giliran disuntik vaksin.

“Pada setiap elemen masyarakat yang belum memperoleh vaksinasi, setelah mendapatkan jadwal vaksin jangan takut untuk divaksin. Informasi penjadwalan sudah tersedia di corona.jakarta.go.id atau melalui aplikasi JAKI yang diunduh secara gratis,” kata Ariza yang dikutip dari akun YouTube IASI Jerman pada Sabtu (3/4/2021).

Menurut Ariza, pemerintah telah membagi empat tahap pelaksanaan vaksinasi Covid-19, dengan mempertimbangkan ketersediaan dan waktu kedatangan vaksin dari luar negeri.

Pada tahap awal vaksinasi ditujukan bagi tenaga kesehatan, tokoh publik dan penunjang tenaga kesehatan.

Baca juga: Jelang Ramadan, DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan Donorkan 117 Kantong Darah

Lalu tahap kedua ditujukan kepada petugas pelayanan publik, seperti pedagang pasar, insan pers, aparat TNI-Polri, lansia dan sebagainya.

Kemudian tahap ketiga, vaksinasi dilakukan kepada masyarakat rentan dari aspek sosial dan ekonomi.

“Tahap empat adalah masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya dengan pendekatan klaster sesuai ketersediaan vaksin,” ujarnya.

Baca juga: Pemulihan Pariwisata Bali Mencapai 50 Persen dari Sebelum Pandemi Covid-19 Melanda Indonesia

Dia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan milik pemerintah pusat dan daerah saja, tapi juga di faskes milik swasta yang memenuhi persyaratan pelaksanaan.

Persyaratan itu di antaranya memiliki tenaga vaksinator, memiliki ruang penyimpanan vaksin dan sebagainya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memaparkan ada ratusan tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Rinciannya, 114 puskesmas, 168 rumah sakit, 70 klinik, 136 lokasi vaksin dinamis dan 12 sentra vaksin.

“Untuk pembentukan sentra vaksin dinamis di lingkungan tempat tinggal dilakukan agar memudahkan akses lansia,” ujar Widyastuti.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, total penerima vaksinasi di Jakarta mencapai 8.815.157 jiwa.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved