Breaking News:

Perayaan Paskah

Protokol Kesehatan dan Pengamanan Ketat saat Perayaan Paskah di Gereja Katedral Jakarta

Sejumlah jemaat Gereja melaksanakan ibadah misa pontifikal di hari raya Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (4/4) pagi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Sejumlah jemaat Gereja melaksanakan ibadah misa pontifikal di hari raya Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (4/4) pagi. Pelaksanaan ibadah pun dengan protokol kesehatan dan pengamanan ketat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah jemaat Gereja melaksanakan ibadah misa pontifikal di hari raya Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (4/4) pagi.

Pelaksanaan ibadah pun dengan protokol kesehatan dan pengamanan ketat.

Pantauan wartakotalive.com para jemaat gereja sebelum masuk ke Gereja Katedral pun harus menjalankan protokol kesehatan, seperti pemeriksaan suhu tubuh hingga di wajibkan mencuci tangan di fasilitas yang disediakan.

Tak hanya protokol kesehatan yang diberlakukan secara ketat, pengamanan gereja saat hari raya Paskah pun juga diperketat, hal ini terlihat sejumlah personil Brimob bersenjata mengamankan sekitar area gereja.

Baca juga: PT Jasa Marga Catat 351.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta saat Libur Panjang Paskah

Baca juga: Ucapan Selamat Paskah 2021 untuk Kekasih, Keluarga, Teman dan Bos Anda Lewat WhatsApp, Telegram

Tak hanya pengamanan personil polisi, pemeriksan dengan metal detector pun dilakukan untuk memeriksa tas milik para jemaat yang akan masuk ke dalam gereja.

Tak hanya itu, satu anjing pelacak atau K9 pun juga di siagakan di depan pintu masuk.

Humas Keuskupan Agung Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, mengatakan pada perayaan misa tatap muka di Gereja Katedral saat hari raya Paskah di hadirin 309 jemaat.

Jumlah ini sama halnya saat pelaksanaan misa pekan suci.

"Untuk hari ini ada tatap muka misa dua kali, yaitu pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. Semuanya kita terapkan kapasitas maksimal yaitu 309 jemaat atau 20 persen kapasitas. Tapi sore nanti kemungkinan tidak sepenuh pagi ini," kata Susyana Suwadie, Minggu (4/4/2021).

Dikatakan Susyana, pada perayaan pekan suci 2021, pihak Gereja Katedral hanya memperlakukan ibadah tatap muka untuk umat sekitar Paroki Gereja Katedral, mereka yang hadir juga diwajibkan mendaftar melalui online yang di sediakan oleh pihak gereja.

Baca juga: Tinggalkan Gereja Katedral Jakarta, Jemaat Dapat Penjagaan Ketat dari TNI-Polri

Baca juga: VIDEO Polisi Sisir Gereja Katedral Jakarta Jelang Jumat Agung

"Di situ ada syarat yang ditentukan salah satunya yaitu rentang usia 16 tahun sampai 59 tahun dan yang pasti harus terdaftar atau memiliki data basis integrasi untuk umat Keuskupan Agung Jakarta," katanya.

Protokol kesehatan di Gereja Katedral saat perayaan pekan suci yang dilakukan secara ketat mengingat situasi masih dalam kondisi pandemi. Di mana jemaat yang hadir diwajibkan mencuci tangan di fasilitas yang disediakan dan di wajibkan memakai masker..

Sedangkan untuk pengamanan gereja, hingga sejak Kamis Putih, Jumat Agung hingga Hari Paskah.

Menurut Susyana, sejak kemarin pihak Kepolisian memback-up jalannya pengamanan ibadah Paskah di Gereja Katedral.

"Pengamanan sejauh ini tetap di backup oleh TNI Polri dengan memperlakukan pengamanan secara ketat. Jadi sudah sejak awal saat pekan suci TNI Polri memastikan Gereja Katedral aman," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved