Breaking News:

Paskah

Diamankan 1.100 Polisi dan TNI, Perayaan Paskah di Jakarta Barat Aman dan Hikmat

Prosesi ibadah paskah di 113 gereja di Jakarta Barat aman kondusif. Hal itu lantaran 1.100 personel gabungan menjaga selama prosesi Paskah.

Warta Kota/Desy Selviany
Polisi mengerahkan pasukan bersenjata lengkap untuk pengamanan Gereja Santo Andreas dalam perayaan Paskah di Jakarta Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Prosesi ibadah paskah di 113 gereja di Jakarta Barat dipastikan aman kondusif. Hal itu lantaran 1.100 personil gabungan menjaga selama prosesi paskah berlangsung. 

Hal itu dipastikan sendiri oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo.

Ady mengatakan bahwa ada 113 gereja di Jakarta Barat.

Baca juga: Pengaman Ketat, Jemaat Gereja Santo Andreas Merasa Tenang Saat Ibadah Paskah

Namun karena Pandemi Covid-19, hanya 71 gereja yang menjalankan ibadah paskah secara tatap muka.

"Sisanya 47 gereja hanya menjalani ibadah secara daring," jelas Ady ditemui usai pengamanan di Gereja Santo Andreas, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (4/4/2021) sore.

Dari 71 gereja yang laksanakan ibadah tatap muka, sebanyak 750 personil Polri dan 350 personil TNI dikerahkan untuk mengamankan perayaan paskah.

Baca juga: Pengurus Gereja Katedral Jakarta Bersyukur Perayaan Paskah Berlangsung Kondusif

Penebalan pengamanan juga ditambah dengan masyarakat sekitar dan pemerintah kota Jakarta Barat.

Pengamanan dilakukan sejak Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan puncaknya Minggu paskah.

"Hasilnya berlangsung kondusif sampai seluruh kegiatan paskah selesai sore ini," beber Ady.

Baca juga: Protokol Kesehatan dan Pengamanan Ketat saat Perayaan Paskah di Gereja Katedral Jakarta

Polres Metro Jakarta Barat menggunakan sistem dukungan dari rayon dalam pengamanan paskah.

Dimana apabila gereja lain sudah selesai melaksanakan ibadah, maka pengamanan akan digeser ke gereja yang belum selesai sehingga kekuatan pengamanan lebih banyak dan tebal.

Di Gereja Santo Andreas sendiri pengamanan diisi 40 personil gabungan polisi dan TNI.

Selain pengamanan dari aksi tindak terorisme, polisi juga memastikan keamanan dari segi protokol kesehatan.

Baca juga: Paskah di Kota Bogor Berlangsung Aman Bima Arya Sebut Ada Pengamanan Lintas Aparat di Seluruh Gereja

Hasilnya di Gereja Santo Andreas ini misalnya sudah dianggap tertib jalankan protokol kesehatan karena jumlah jemaat dibatasi dan mewajibkan cek suhu serta pemakaian masker.

"Protokol kesehatan sangat baik. Mereka menggunakan barcode untuk masuk kemudian menggunakan tempat cuci tangan, sabun, jaga jarak," tandasnya. 

Penulis: Desy Selviany
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved