Breaking News:

Kemacetan Jakarta

Wagub DKI Sebut Perjuangan Luar Biasa Anies Baswedan Membuat Kemacetan Jakarta Menurun

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim, kemacetan sekarang menurun berkat kebijakan Anies Baswedan.

Youtube Jakpro
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kebijakan Anies Baswedan membuat kemacetan di Jakarta menurun drastis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim, kemacetan lalu lintas di Ibu Kota saat ini berada di batas ambang kewajaran.

Kata dia, hal ini dianggap biasa bila dibanding suasana Jakarta sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Masyarakat melihat Jakarta sekarang macetnya wajar tidak seperti sebelum-sebelumnya. Ini menunjukkan, upaya yang luar biasa di kepemimpinan Anies Baswedan, itu yang perlu diperhatikan,” kata Ariza, Sabtu (3/4/2/2021).

Berbagai upaya yang dilakukan Anies misalnya membatasi karyawan bekerja di kantor saat pandemi Covid-19 maksimal 50 persen dari kapasitas.

Baca juga: Titik Rawan Macet Jakarta-Cikampek Mulai KM 41

Baca juga: Kebijakan Ganjil Genap Tak Akan Mampu Atasi Macet Jakarta

Dengan adanya pembatasan itu, tingkat mobilitas warga di Ibu Kota juga menurun.

Kemudian, Pemprov DKI Jakarta juga terus menata transportasi umum seperti armada bus Transjakarta, LRT Jakarta, MRT Jakarta dan angkutan lain yang tergabung dalam sistem Jaklingko.

Melalui perusahaan patungan (joint venture) PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), pemerintah daerah juga merevitalisasi sejumlah stasiun.

Upaya ini dilakukan agar sistem transportasi di Jakarta bisa saling terhubung antara moda darat dengan moda berbasis rel.

Implikasinya, masyarakat menjadi lebih mudah naik angkutan umum, sehingga kemacetan lalu lintas akibat banyaknya kendaraan pribadi turut berkurang.

“Atas upaya tersebut kita bersyukur, jadi kalau ada maccet karena galian itu sifatnya sementara. Soalnya memang kami menargetkan di Jakarta ini secepat mungkin menurunkan kabel-kabel di atas (udara) yang mengganggu pemandangan, kami turunkan ke bawah tanah,” ujar Ariza.

Baca juga: Jokowi: JORR W2 Akan Kurangi Macet Jakarta

Baca juga: Ini Dia Akses Gedung yang Jadi Biang Kerok Macet Jakarta

Dengan adanya berbagai upaya tersebut, kata Ariza, DKI Jakarta berhasil keluar dari 10 besar kota termacet di dunia.

Kini Ibu Kota berada pada urutan 31 dari total 416 kota, berdasarkan hasil survei TomTom Traffic Index.

“Jakarta ini kan sudah bebas macet dalam arti ada penurunan macet yang signifikan. Jakarta mulai dari 4 kota termacet di dunia, sekarang ini di urutan 31. Ada lonjakan penurunan macet yang sangat signifikan,” ungkapnya.

Baca juga: Pajak Progresif Kendaraan Tetap Tak Atasi Macet Jakarta?

Baca juga: Selama Ramadan, Jam Macet Jakarta Lebih Awal

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved