Breaking News:

Pemulihan Pariwisata Bali Mencapai 50 Persen dari Sebelum Pandemi Covid-19 Melanda Indonesia

Pariwisata Bali sudah menggeliat kembali dengan tingkat pemulihan 50 persen dari sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Editor: Max Agung Pribadi
istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Butuh, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (3/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno menyebutkan pemulihan sektor pariwisata di provinsi Bali sudah semakin mendekati normal sebelum pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Sandiaga Uno saat menjawab pertanyaan wartawan terkait kenaikan jumlah wisatawan di sejumlah destinasi wisata di Indonesia saat mengunjungi Dusun Butuh, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (4/3/2021).

"Data menarik, saat saya bertugas di Kemenparekraf di Desember 2020, saya melihat kelesuan luar biasa. Seiiring dengan kepatuhan protokol kesehatan yang setiap bulan saya pantau, di Bulan lalu saya menargetkan internal ada 3.600 per hari penumpang domestik kedatangan domestik wisata di Bali, tapi bulan lalu ada yang datang 4.500 kedatangan domestik. Artinya berada di atas target 900 orang atau 30%," ujar Sandiaga Uno.

Baca juga: Matangkan Pembukaan Pariwisata Bali, Sandiaga Uno Jaring Aspirasi Seluruh Pelaku Usaha Parekraf

Sandiaga Uno juga mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung di Bali saat ini sudah setengah dari sebelum pandemi Covid-19.

"Hari ini kunjungan domestik di Ngurah Rai Bali selama dua hari terakhir 8.000 pengunjung. Sebelum pandemi Covid-19 ini jumlahnya 16.000 orang. Artinya ini angka sudah setengah dari sebelum pandemi Covid-19. Tapi kita tetap harus waspada, peningkatan jumlah wisatawan harus dibarengi patuh protokol kesehatan Covid-19," tambah Sandiaga Uno.

Ia menyebutkan pariwisata saat ini dapat menjadi kunci kebangkitan ekonomi Indonesia.

Baca juga: Kolaborasi Kemenparekraf-Pemprov Sumatera Utara, Pariwisata Danau Toba Segera Dibuka

"Wisata itu jangan disudutkan sebagai cluster penyebaran Covid-19. Berwisata dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat dan disiplin harus kita lakukan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah dan aparat setempat. Di masa pandemi destinasi wisata kita harus bertransformasi agar lebih berkualitas dan berkelanjutan," tandas Sandiaga Uno.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved