Breaking News:

Berita Jakarta

Bocah Perempuan Dicabuli Kakek Tiri di Pademangan Tewas

Bocah perempuan, KO (7) tewas setelah menjadi korban pencabulan oleh kakek tirinya, TS (45). Organ vitalnya luka parah akibat pencabulan.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Junianto Hamonangan
WL saat berziarah ke makam KO di Taman Pemakaman Umum (TPU) Semper, Jakarta Utara, Sabtu (3/4/2021). KO tewas setelah menjadi korban pencabulan dari kakek tirinya. 

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN - Bocah perempuan, KO (7) tewas setelah menjadi korban pencabulan oleh kakek tirinya, TS (45).

KO menderita luka parah pada bagian alat vitalnya setelah dicabuli kakek tiri tersebut.

Sang paman, WL (39) mengatakan, korban tinggal di Pademangan, Jakarta Utara, meninggal dunia Selasa (30/3/2021) setelah dibawa ke beberapa fasilitas kesehatan.

KO dibawa ke klinik, puskesmas, hingga rumah sakit kecamatan, mengalami gejala sesak nafas dan mengeluhkan sakit pada kemaluannya.

Korban meninggal dunia saat dirujuk ke RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, karena dugaan Covid-19. Belakangan, korban diketahui negatif Covid-19.

Namun, ada kejanggalan di tubuh korban. 

Baca juga: Bocah Korban Pencabulan Pengemis di Koja Jalani Trauma Healing, Wakapolres: Memulihkan Psikis Korban

Baca juga: Dicecar Pertanyaan, Jawaban Pelaku Pencabulan Anak Perempuan di Koja Bikin Kaget Polisi

"Setelah itu didalami oleh dokter, ternyata ada kelainan atau kejanggalan di sana yakni kemaluan korban," kata WL, Sabtu (3/4/2021).

Jenazah korban pun dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan proses visum et repertum.

Hasil visum menyatakan kondisi alat vital KO mengalami luka parah.

"Dari hasil visum itu memang kondisi kemaluan korban luka parah," kata WL.

Polisi mendapat laporan dugaan pencabulan, langsung melakukan penyelidikan.

KO menjadi korban pencabulan berkali-kali yang dilakukan kakek tirinya, TS (54).

"Yang melakukan itu kakek tiri si korban. Sehari-harinya memang dia (korban) tinggal sama nenek dan kakek tirinya," ucap WL.

Keluarga masih tidak percaya kenyataan KO dicabuli kakek tiri yang dipercaya merawat dan membesarkannya.

Kemudian KO telah dimakamkan di TPU Semper, Jakarta Utara, Kamis (31/3/2021). 

Baca juga: TERANCAM Hukuman Kebiri, Pelaku Pencabulan Gadis Down Syndrome di Palmerah

Baca juga: Kuasa Hukum Korban Pencabulan Anak di Gereja Depok Sebut Pembimbing Agama Harus Jadi Pelindung

Hukuman setimpal

Keluarga bocah perempuan KO berharap, pelaku pencabulan tidak lain kakek tirinya, TS dipenjara seumur hidup. 

Paman KO, WL mengatakan, keluarga korban ingin pelaku dipenjara seumur hidup karena pelaku menyebabkan KO tewas, Selasa (30/3/2021)  akibat perbuatan bejat TS. 

“Saya berharap pelakunya ini dipenjara seumur hidup untuk menggantikan nyawa dengan nyawa,” kata WL, Sabtu (3/4/2021). 

Sehari-harinya korban menetap di Pademangan, Jakarta Utara, tinggal bersama sang nenek dan pelaku dalam satu atap. 

Namun kondisi itu malah dimanfaatkan pelaku yang bekerja di Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai kuli panggul dan melakukan perbuatan bejatnya mencabuli KO hingga berkali-kali.

“Selama ini yang saya dapat, dia (KO) orangnya pendiam dan juga tidak terlalu banyak bergaul dengan orang atau tetangga,” tuturnya. 

Baca juga: Hukuman 15 Tahun Penjara Terdakwa Pencabulan Anak di Gereja Depok Sesuai Harapan Keluarga Korban

Baca juga: Ini Penyebab Terdakwa Pencabulan Anak di Depok Tak Divonis Hukuman Kebiri oleh Majelis Hakim

WL berharap, peristiwa serupa tidak terulang kembali. Masyarakat perlu berhati-hati meski berada dalam perawatan orang-orang yang terdekat dalam lingkaran keluarga. 

"Kedepan bagi yang memiliki anak, saya berharap untuk hati-hati dengan anak/cucu agar dijaga dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi mengatakan, polisi telah mengamankan pelaku, TS, yang juga kakek tiri korban.

“Iya (pelaku) sudah diamankan," kata Nasriadi, Sabtu (3/4/2021). 

Nasriadi menuturkan, pelaku mencabuli korban saat berada di rumah.  

 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved