Breaking News:

PP PBSI

Usai 'Terusir' dari All England 2021, PP PBSI Lakukan Persiapan Pelatnas Dibantu dengan 25 Pelatih

Usai dipaksa mundur di All England 2021 di Birmingham, Inggris, PP PBSI kembali menyiapkan persiapan untuk menggelar Pelatnas Cipayung tahun 2021.

Humas PBSI
Rionny Mainaky Kabid Binpres PP PBSI mengumumkan pemanggilan 25 pelatih (teknik dan fisik) untuk menangani 87 atlet pelatnas bulu tangkis Cipayung 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Usai dipaksa mundur di All England 2021 di Birmingham, Inggris, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) kembali menyiapkan persiapan untuk Pelatnas Cipayung di tahun 2021.

Untuk memulai pelaksanaan Pelatnas Cipayung, PP PBSI pun memanggil 25 orang.

Melalui Surat Keputusan nomor SKEP/007/1.3/III/2021, PP PBSI memanggil 20 pelatih teknik dan 5 pelatih fisik.

Dalam membentuk struktur tim pelatih Pelatnas Cipayung, PP PBSI tidak melakukan perubahan nama dibandingkan dengan tahun 2020, baik kepala pelatih maupun asisten.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan bahwa hal itu terjadi, karena pihaknya mencari pelatih yang berpengalaman.

"Kami telah memutuskan memanggil pelatih untuk menjalankan program pelatnas. Untuk tim utama, kami tidak ada pergantian, karena memang pelatih yang ada sudah teruji, berpengalaman, dan berkualitas," kata Rionny dikutip dari badmintonindonesia.org.

Baca juga: Rionny Mainaky Kabid Binpres PBSI Apresiasi Penampilan Tim Indonesia di Orleans Masters

Baca juga: Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky Beberkan Kekurangan Pebulutangkis Indonesia

Baca juga: Rionny Mainaky Kabid Binpres PP PBSI Sesalkan Pembatalan Jerman Terbuka, Gagal Tambah Poin Olimpiade

"Selain itu, kami akan menghadapi turnamen-turnamen penting di tahun ini, termasuk Olimpiade 2021 Tokyo. Jadi, kami tidak mau ambil risiko. Bila diganti, nanti programnya berubah dan persiapan anak-anak bisa terganggu," ujar Rionny.

Sementara itu, perubahan banyak terjadi di susunan pelatih pratama. Rionny menggaet pelatih-pelatih yang dianggap memiliki kemampuan mumpuni dan memberikan kemajuan positif saat menangani klub.

"Kami memang mengubah susunan pelatih pratama, karena kami melihat ada potensi-potensi dari pelatih baru ini saat menangani klub. Mereka tergolong sukses membawa klubnya berprestasi beberapa tahun belakangan," tutur Rionny.

"Kami memberikan kesempatan kepada mereka selama satu tahun ke depan untuk memoles tim muda pelatnas ini. Kami berharap mereka bisa memberikan yang terbaik," terang Rionny.

Halaman
1234
Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Sigit Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved