Breaking News:

Kabar Artis

Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisella Anastasia dengan Michael Yukinobu Defretes, Ini Kata Kejati

Pihak Kejati DKI Jakarta membeberkan update terbaru kasus video syur Gisella Anastasia dengan Michael Yukinobu Defretes.

Editor: Panji Baskhara
Kolase Wartakotalive.com/Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Pihak Kejati DKI Jakarta membeberkan update terbaru kasus video syur Gisella Anastasia dengan Michael Yukinobu Defretes. Foto Kolase: Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu Defretes 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pihak Kejati DKI Jakarta membeberkan update terbaru kasus video syur Gisella Anastasia dengan Michael Yukinobu Defretes.

Diketahui saat ini, berkas perkara kasus video syur Gisella Anastasia dengan Michael Yukinobu Defretes tersebut masih dalam tahap proses pelengkapan.

Mengenai update kasus video syur Gisel dengan Nobu selengkapnya dijelaskan Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta Ashari Syam.

Ashari Syam membenarkan bila kini berkas perkara dugaan tindak pidana ITE kasus video syur Gisel dan Nobu masih dalam proses perbaikan penyidik Polri.

Baca juga: Ketemu Lagi dengan Michael Yukinobu, Gisella Anastasia: Saya Menyesal, Saya Nggak Enak Sama Tuhan

Baca juga: Gisella Anastasia Menyesal Berhubungan Badan dengan Michael Yukinobu, Kenapa Menyesal Sekarang?

Baca juga: Gisella Anastasia Sedih Melihat Dua Penyebar Video Asusila saat Sidang Pengadilan

Berkas perkara yang dimaksudkan dengan nomor: BP/16/1/2021 tanggal 31 Januari 2021 atas nama tersangka Gisella Anastasia dan Nomor: BP/17/1/2021 tanggal 31 Januari 2021 atas nama tersangka Michael De Fretes alias Michael Yukinobu Defretes.

"Sampai saat ini belum ada P21 dari JPU. Saat ini posisi berkas perkara masih ada di penyidik dalam proses dilengkapi," kata Ashari saat dikonfirmasi, Jumat (2/4/2021).

Menurut Ashari, berkas tersebut masih belum memenuhi syarat secara formal dan materil.

Khususnya beberapa fakta yang terkait dengan pasal UU ITE dan UU Pornografi.

Ia menyampaikan pihaknya telah mengembalikan berkas perkara itu sejak 15 Februari 2021 lalu.

Nantinya, penyidik Polri diharapkan memperbaiki berkas itu sesuai dengan petunjuk JPU.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved