Breaking News:

Vaksin Covid19

Kabar Satpam Sekolah Meninggal Dunia Setelah Divaksinasi Covid-19, Berikut Bantahan RSU Kota Tangsel

Kabar satpam sekolah di Kota Tangsel meninggal dunia setelah divaksinasi Covid-19 dibantah Humas RSU Kota Tangsel, Lasdo.

Wartakotalive.com/Rizki Amana
Kabar adanya pria berinisia S, seorang satpam sekolah di Kota Tangsel meninggal dunia setelah divaksinasi Covid-19 dibantah Humas RSU Kota Tangsel, Lasdo. 

Ia menjelaskan saat dilakukan diagnosis riwayat penyakit, tim medis mendapati bujti bahwa S telah terpapar infeksi Covid-19.

Kondisi tersebut semakin memburuk usai tim medis RSU Kota Tangsel mendapati diagnosis penyakit penyerta yang diderita S.

"Jadi pasien datang sudah dalam kondisi dengan pasien Covid-19. Kondisinya memang sudah sangat berat"

"dan menurut anamnesa memang beliau sudah mengeluhkan batuk-batuk semenjak dua minggu sebelum masuk rumah sakit"

"Sudah ada gejala batuk. Tapi memang masalah nafas, dari anamnesa itu enam jam sebelum masuk rumah sakit. Dia sudah kesulitan bernafas," jelas Lasdo.

"Penyakit penyerta dari anamnesa itu ada jantung, hipertensi, sebelumnya dia ketahuan diabetes melitus itu dalam waktu dekat," lanjutnya.

Di sisi lain, pihakpun membantah bila S menibggal akibat penyuntikan dosis pertama vaksin Covid-19 yang dilakoninya.

Kata ia, seseorang yang telah melakoni penyuntikan vaksin Covid-19 bakal mengalami gejala dalam kurun 1 hari pelaksanaan.

Sebab, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi bakal dirasakan individu dalam kurun waktu 24 jam usai penyuntikan berlangsung.

"Seharusnya tidak ada korelasi dengan KIPI. Karena kalau kita lihat kekebelan terbentuk sebulan setelah vaksin ke dua"

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved