Budidaya Lobster di Masa Pandemi Covid-19, Ini Penyebab Indonesia Masih Tertinggal Jauh dari Vietnam

Yudi Nurul Ihsan, selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran (UNPAD) ungkap dampak positif budidaya lobster sejak dini.

Editor: Panji Baskhara
Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan
Yudi Nurul Ihsan, selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran (UNPAD) ungkap dampak positif budidaya lobster sejak dini. Foto: Benih lobster 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Terungkap dampak positif budidaya lobster sejak dini di masa pandemi Covid-19.

Hal itu diungkap Yudi Nurul Ihsan, selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran (UNPAD).

Dikatakan Yudi Nurul Ihsan, dengan membudidayakan lobster sedini mungkin bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Yudi Nurul Ihsan, budidaya lobster fase larva dan juvenile atau disebut benih bening lobster atau BBL, sudah seharusnya dilaksanakan sejak dahulu.

Baca juga: Bareskrim Ungkap Penjualan Benih Lobster Ilegal, 90 Ribu Benih Lobster Diamankan

Baca juga: FAHRI Hamzah Kena Semprot Susi Pudjiastuti seusai Pamer Lobster Sebesar Bayi, Induk Jangan Ditangkap

Baca juga: KPK Telusuri Aliran Dana dari Eksportir Benih Lobster untuk Keperluan Pribadi Edhy Prabowo dan Istri

"Harusnya dari dulu, lobster sebagai potensi besar kita arahkan ke budidaya, sehingga masyarakat memiliki kemampuan"

"Pembudidayaan yang ideal itu dari benur atau BBL," ujar Yudi Nurul Ihsan, Kamis (1/4/2021) ketika dikonfirmasi awak media.

Sebab, menurutnya sejak awal Indonesia belum membudidayakan dari tahap benur, sehingga saat ini Indonesia jauh amat tertinggal dengan Vietnam.

Padahal Vietnam, lanjut Yudi, selama ini kebanyakan mengambil BBL dari kekayaan laut Indonesia.

"Selama ini keberhasilan membudidayakan BBL, karena kita lama tidak membudidayakan kita kalah dari Vietnam"

"Jadi yang terjadi membudidayakan dari Lobster 40 gram-50 gram. Lobster muda padahal sulit bertahan hidup karena peluang bertahan hidup hanya 0,01 persen"

"Bila diambil budidaya justru semakin menghilangkan jumlah populasi lobster," paparnya.

Maka itu, pembudidayaan lobster sejak tahap benur atau BBL amat penting untuk keberlanjutan populasi lobster.

Foto: Benih lobster
Foto: Benih lobster (Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan)

Bahkan, turut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved