Breaking News:

Bisnis

Brands Journey, From Zero to Hero Ungkap Rahasia Umur Panjang 11 Merek Pionir di Indonesia

Merek apa saja yang disajikan dalam buku 'Brands Journey, From Zero to Hero' ini?

Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
Majalah MIX-Marketing Communication (SWA Group) meluncurkan buku 'Brands Journey, From Zero to Hero' yang menyajikan studi kasus dari 11 merek pionir, sekaligus living legend brand di Indonesia. Rabu (31/3/2021). 

Buku ini menguraikan lika-liku perusahaan menghadapi berbagai tantangan dalam membangun, mengelola, dan membesarkan brand masing-masing.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  Sebuah buku yang mengungkap rahasia umur panjang dari sederetan merek pionir di Indonesia diluncurkan oleh Majalah MIX-Marketing Communication (SWA Group), Rabu (31/3/2021).

Buku 'Brands Journey, From Zero to Hero' ini menyajikan studi kasus dari 11 merek pionir, sekaligus living legend brand di Indonesia.

Ke-11 brand tersebut adalah Bank OCBC NISP, Bintang Toedjoe, Bio Farma, Campina, Danone Indonesia (AQUA dan SGM), Kereta Api Indonesia (KAI), MY BABY, Panasonic, Sasa, Sharp, dan Telkomsel.

Di dalam buku setebal 235 halaman ini, diuraikan tentang bagaimana lika-liku perusahaan menghadapi berbagai tantangan dalam membangun, mengelola, dan membesarkan brand masing-masing.

Baca juga: Dorong Digital Perbankan, Bank DKI Raih Best BUMD Award 2021

Baca juga: Bethsaida Hospital Terima Indonesia Best Hospital Award 2021

Kisah mereka menunjukkan betapa kelincahan perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar dan konsumen menjadi sangat penting dalam mencetak sebuah brand yang kuat.

“Branding yang tepat akan menghasilkan merek yang kuat, merek yang bisa bertahan dalam berbagai situasi, sukses menghadapi berbagai tantangan dari masa ke masa," papar Lis Hendriani, Pemimpin Redaksi Majalah MIX MarComm, yang juga Editor Buku ‘Brands Journey, From Zero to Hero’, dalam keterangannya Rabu (31/3/2021).

"Tidak hanya diukur dari umurnya yang panjang, brand yang kuat bahkan bisa diberi nilai tinggi yang setara dengan sejumlah nilai mata uang (brand value) yang bisa menempatkan perusahaan pemiliknya pada posisi tawar yang tinggi,” imbuhnya.

Baca juga: Menengok Kekuatan Xiaomi Redmi Note 10 Pro saat Dibanting, Ditekuk, dan Direndam Air, Hasilnya?

Baca juga: Yuk, Berburu Telur Paskah di Oppo Gallery dengan Keunggulan Fitur Microlens Oppo Find X3 Pro

Beragam tantangan

Di dalam buku ini, dibahas juga tentang tantangan karena perubahan perilaku dan preferensi konsumen, tantangan di level channel distribusi dan komunikasi, tantangan akibat perubahan regulasi, tantangan karena perubahan teknologi, hingga tantangan karena pandemik Corona Virus Deasease (Covid)-19.

Menghadapi tantangan yang dinamis ini, tak heran kalau dibutuhkan brand guardianship atau perwalian merek yang militan untuk membangun, mengelola, dan membesarkan merek.

Tak heran pula kalau ditemukan fakta bahwa brand yang kuat ternyata dikawal oleh para brand guardian yang konsisten dan persisten mengeksekusi strategic brand management.

“Oleh karena itu, di dalam buku ini, kami juga menyajikan satu bab khusus yang membahas tentang brand guardianship. Termasuk, militansi seperti apa yang dibutuhkan brand untuk mengawal eksistensi brand,” terang Lis.

Teladan

Lebih jauh ia menegaskan bahwa buku ini ditulis sebagai apresiasi kepada para pemilik brand yang telah berhasil membesarkan mereknya dan menjadikanya sebagai merek yang kuat, yang bisa bertahan hidup puluhan, bahkan ratusan tahun—sampai sekarang, dan memberikan manfaat yang besar kepada konsumennya.

Bagi para praktisi branding, lanjut Lis, moral cerita di dalam buku ini diharapkan dapat menjadi teladan dalam brand guardianship merek yang berada dalam tanggung jawabnya.

“Sementara itu, bagi para brand enthusiast dan mahasiswa yang sedang mempelajari ilmu branding, buku ini diharapkan dapat memperkaya wawasan tentang implementasi strategic brand management di perusahaaan-perusahaan terkemuka di Indonesia,” ungkapnya.

Tiga bagian

Buku ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu bagian I tentang highlight pengelolaan 11 merek yang berhasil menjadi living legend brand di Indonesia; bagian II tentang pentingnya brand guardianship atau perwalian merek untuk mengawal eksistensi brand; dan bagian III tentang best practice strategic brand management di 11 merek yang menggarap pasar Indonesia.

“Sebagian besar konten merupakan hasil wawancara detail tim Majalah MIX Marketing & Communication dari kelompok Majalah SWA," jelas Lis.

"Buku ini kami sajikan secara runut berdasarkan milestone atau tonggak-tonggak bersejarah dalam perjalanan hidup yang telah dilalui oleh masing-masing merek,” katanya lagi. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved