Breaking News:

Sains

Tahun Ini, SpaceX Akan Bawa Empat Penumpang Carteran Pertamanya ke Antariksa

Penerbangan SpaceX berkapasitas empat kursi yang dicarter seorang miliarder akhirnya terisi penuh pada Selasa (30/3/2021).

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  Siapa sangka, orang biasa bisa menjadi bagian dari penerbangan roket SpaceX milik muliarder Elon Musk.

Baru-baru ini, nasib mujur dialami dua orang yang memenangi undian dari seorang miliarder yang mencarter roket SpaceX.

Penerbangan SpaceX berkapasitas empat kursi yang dicarter seorang miliarder akhirnya terisi penuh pada Selasa (30/3/2021).

Pemenang undian itu diketahui adalah seorang guru sains dan seorang insinyur data.

Baca juga: Cuitan Elon Musk Tentang Alien Bikin Geger dan Menjadi Perdebatan Seru

Baca juga: Mengenal SpaceX, Perusahaan Milik Elon Musk yang Akan Bangun Stasiun Antariksa di Biak, Papua

Mereka berhasil memenangkan undian dua kursi terakhir dalam penerbangan ke luar angkasa itu.

Roket SpaceX dicarter oleh miliarder Jared Isaacman (38), pendiri perusahaan pembayaran Shift4Payments.

Jared mencarter sebuah roket dan pesawat luar angkasa dari SpaceX untuk sebuah perjalanan selama 3 – 4 hari ke luar angkasa.

Jared membuka kesempatan terbuka untuk siapa saja untuk mengisi dua dari 4 kursi penumpang yang tersedia bagi mereka yang tertarik untuk bergabung menjadi awak dengan berdonasi melalui undian.

Rupanya, di balik undian itu terdapat misi mulia dari sang miliarder. Jared berharap dapat menggalang dana penelitian kanker bagi anak-anak di Rumah Sakit St. Jude.

Baca juga: Jejak Historis Aviasi di Pulau Biak hingga Ketertarikan SpaceX Bikin Stasiun Antariksa di Sana

Elon Musk
Elon Musk (AFP)

Undian berhadiah satu kursi ia peruntukkan bagi seorang pelanggan Shift4Payments yang dipilih melalui sebuah kompetisi. Sementara, satu kursi lainnya ia berikan bagi seorang pekerja kesehatan di RS St. Jude.

Penerbangan ini ia beri nama Inspiration4 yang menjadi misi pertama dengan awak yang hanya terdiri dari astronot sipil yang baru pertama kali mengudara ke luar angkasa.

Adapun dua penumpang yang berhasil memenangkan undian terbang bersama SpaceX adalah Sian Proctor (51), seorang pendidik perguruan tinggi di Tampa, Arizona dan Chris Sembroski (41), seorang mantan personil Angkatan Udara AS bagian peluru kendali dari Everett, Washington.

Keduanya didaulat untuk bergabung dalam penerbangan luar angkasa yang disponsori oleh Isaacman pada musim gugur tahun ini.

Proctor memenangi undian itu setelah bersaing dengan 200 pebisnis dan mendapatkan kursi yang disediakan bagi pelanggan perusahaan Isaacman.

Panel juri independen harus memilih dua orang pemenang yang diketahui dari situs seni luar angkasanya bernama Space2inspire.

Rasa haru dan tak menyangka menyelimuti perasaan Proctor.

Ia merasa seperti Harry Potter yang memiliki kekuatan sihir yang bisa terbang ke manapun.

Baca juga: ULAH Orang Terkaya Dunia, Elon Musk Banderol Cuitan di Twitter Rp 15 Miliar, Apa Keunikannya?

“Rasanya seperti saat Harry Potter menyadari bahwa ia seorang penyihir, sedikit kaget sekaligus kagum. Rasanya seperti, “Wow, saya menang?!," ujar Proctor dikutip dari laman Reuters.

Sementara kisah Sembroski terpilih sebagai pemenang mempunyai cerita unik.

Rupanya ia berdonasi dan mengikuti undian itu, tapi tak menang.

Meski kalah, tapi keberuntungan dan memang rezeki masih berpihak padanya. Teman Sembroski yang berhasil memenangkan undian itu, urung mengambil kesempatan langka itu karena alasan pribadi.

Kawan Sembroski tersebut akhirnya menawarkan kursinya pada Sembroski yang bekerja sebagai penasehat Kamp Luar Angkasa di perguruan tinggi dan menjadi relawan untuk kelompok advokasi luar angkasa.

“Tahu bahwa saya akan pergi ke luar angkasa sungguh peristiwa yang luar biasa, aneh, tapi nyata,” ujar Sembroski diiringi rasa takjub.

Setelah formasinya lengkap, keempat awak sipil itu berkumpul di Pusat Luar Angkasa Kennedy NASA (lembaga antariksa AS) di Cape Canaveral, Florida, AS pada Selasa (30/3/2021) kemarin.

Isaacman selaku penyelenggara undian mengungkapkan secara detail tentang misi Inspiration4-nya. 

Baca juga: Wihara Dharma Bhakti di Grogol Petamburan Dijadikan Lokasi Vaksin Lansia

Kapsul luar angkasa SpaceX Dragon yang kini terparkir di Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk NASA diperkirakan bakal mengorbit ke luar angkasa paling cepat pada pertengahan September tahun ini.

Kapsul itu akan terbang mencapai ketinggian hingga 540 kilometer, 120 kilometer lebih tinggi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dan berada pada tingkat yang sama dengan Teleskop Luar Angkasa Hubble.

Dalam perjalanan Inspiration4, kapsul SpaceX juga dilengkapi dengan jendela berkubah sebagai pengganti mekanisme penambatan stasiun luar angkasa yang biasa.

Baca juga: Moeldoko Mengaku Tak Pernah Ngemis Jabatan, Andi Arief Bongkar Fakta Sebaliknya, Singgung Sosok SBY

Isaacman yang akan bertugas sebagai komandan pesawat luar angkasa, tidak menyebutkan seberapa dalam ia merogoh koceknya untuk membayar biaya carter SpaceX.

Informasi yang diketahui bahwa Isaacman mendonasikan 100 juta dollar AS atau setara dengan Rp 1,5 triliun untuk Rumah Sakit St. Jude.

Tak hanya sang miliarder, jumlah donasi sementara dari para donatur sejauh ini telah terkumpul 13 juta dollar AS atau setara dengan Rp 189 miliar.

Isaacman menegaskan bahwa mereka tak akan mengambil jalan pintas dalam persiapan peluncuran ke luar angkasa.

“Anda tak pergi mendaki ke Everest setelah hanya mendaki bukit di halaman belakang, bukan?! Anda membangun jalan Anda menuju ke sana,” katanya pada para wartawan.

Baca juga: Denny Siregar Sebut FPI Tempat Pembibitan Teroris, Eks Anggotanya Gabung dengan Organisasi Teroris

Baca juga: Kesaksian Warga: Ledakan di Pertamina Balongan Dahsyat, Bau Gas Menyengat, Warga Alami Sesak Napas

Sembroski akan memulai sebuah pekerjaan baru dan mengakui bahwa ini akan menjadi penyeimbang baginya dalam 6 bulan ke depan selagi para awak berlatih.

Proctor yang juga sempat mendalami ilmu geologi, sempat melamar tiga kali ke korps astronot NASA di tahun 2009, dan ambil bagian dalam simulasi misi Mars di Hawaii.

Diketahui, Proctor dilahirkan di Guam, tempat mendiang ayahnya bekerja di stasiun pelacakan NASA untuk mengambil gambar Apollo, termasuk Neil Armstrong dan Buzz Aldrin.

Dalam misi penerbangan Inspiration4, Proctor berencana mengajar dari luar angkasa dan menciptakan karya seni di sana juga. (Fandi Permana)

 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved