Breaking News:

Berita nasional

Pertemuan Airlangga dengan Ketum PPP Dinilai Langkah Yang Bagus, Buka Jalan Pra Koalisi

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan, langkah yang dilakukan Airlangga dan Soeharso dari kaca mata politik

Editor: Bambang Putranto
Tribunnews.com
Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat membentuk tim yang akan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2025-2045 

Jika dilihat dari perolehan kursi Partai Golkar dan PPP, koalisi dua partai ini belum cukup kuat untuk mengajukan calon Presiden.

"Makanya kan kalau kita lihat Airlangga bertemu tidak hanya dengan ketua umum PPP. Sudah hampir semua, dengan Surya Paloh dan Prabowo juga sudah bertemu, " jelas Ujang.

Sementara dalam keterangan pasca pertemuan, Airlangga Hartarto mengatakan salah satu hal yang dibahas keduanya adalah Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) nasional. Ia mengatakan Golkar dan PPP telah bersepakat untuk membentuk tim yang mempersiapkan RPJP 2025-2045.

"Kami juga bahas terkait mengenai rebooting rencana ke depan, RPJP sampai 2024 tentu perlu dilanjutkan 2025-2045, sehingga Partai Golkar dan PPP sepakat untuk membentuk tim. Tim itu akan mempersiapkan ke arah RPJP 2025-2045," kata Airlangga usai pertemuan.

Kedua partai, sambung Airlangga, juga melihat pentingnya keberlanjutan pembangunan di Indonesia.

Pertemuan Airlangga dan Soeharso Manoarfa ini adalah pertemuan kedua, setelah sebelumnya pada awal Maret Airlangga sempat berkunjung ke kediaman Soeharso Manoarfa.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat: Pertemuan Airlangga dengan Ketum Partai Politik Sudah Seizin Jokowi

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved