Breaking News:

Pembunuhan

Pembunuh Teman Kencan di Apartemen Depok Divonis 20 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok memvonis terdakwa pembunuh teman kencannya di apartemen dengan hukuman 20 tahun penjara.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ilustrasi Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok yang dipimpin DR Divo Ardianto dengan anggota Darmo Wibowo dan Nugraha Medica Prakasa membacakan putusannya dalam kasus pembunuhan Astrid Oktaviani. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Faiq Maulana alias Sukarli Karno yang didakwa membunuh teman kencannya dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. 

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok yang dipimpin DR Divo Ardianto dengan anggota Darmo Wibowo dan Nugraha Medica Prakasa, dalam amar putusannya menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa selama 20 tahun penjara.

Terdakwa Faiq Maulana alias Sukarli Karno dijatuhi hukuman penjara selama 20 tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok yang diketuai Dr Divo Ardianto dengan anggota Darmo Wibowo dan Nugraha Medica Prakasa.

Baca juga: Wanita Umur 44 Tahun Tewas di Hotel Setelah Dibius Teman Kencan, Semua Barangnya Dicuri

Majelis Hakim memiliki pendapat yang sama dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa dihukum penjara 20 tahun dalam perkara Nomor 630/Pid.B/2020/PN Dpk dalam persidangan yang digelar di Ruang Sidang Utama Cakra PN Depok secara virtual oleh Majelis Hakim, Rabu (31/3/2021).

"Menyatakan terdakwa Faiq Maulana Alias Sukarli Karno telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Menjatuhkan putusan terhadapa Terdakwa berupa pidana penjara selama 20 tahun," tutur Hakim Ketua Divo saat pembacaan amar putusan, Rabu (31/3/2021).

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. 

Baca juga: Terseret Kasus Dugaan Suap dan Disebut Teman Kencan Wawan, Faye Nicole Anggap Sebagai Hal Biasa

"Menetapkan Terdakwa tetap ditahan," papar Divo.

Sementara untuk barang bukti yakni dua utas tali sepatu untuk mengikat tangan korban, lakban bening untuk menutup mulut dan mengikat kaki korban, palu berkepala karet bergagang kayu, satu gulung lakban bening, kaos warna biru dongker, celana jeans warna hitam, celana dalam warna pink, BH warna biru muda yang digunakan korban dirampas untuk dimusnahkan.

Sementara, satu buah KTP atas nama Faiq Maulana, tetap terlampir dalam berkas perkara.

Satu buah KTP atas nama Astri Oktaviani, dua buah cincin berwarna putih kuning, satu unit sepeda motor Honda beat warna biru Nomor Polisi B 6475 ENV tahun 2009 berikut STNK, satu unit HP merk OPPO F9 warna ungu, dikembalikan kepada saksi Rani Sulistiani.

Baca juga: Kisah Wanita yang Mayatnya Setengah Telanjang di Depan Lift Apartemen, Begini Pengakuan Teman Kencan

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved